Informasi : Penerbitan Nomor Registrasi Organisasi Seni dan Budaya (SK-SIDAYA) di Kabupaten GK
Si J 23 Oktober 2024 15:38:50 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - SK-SIDAYA singkatan dari Surat Keterangan Organisasi Seni Budaya. Dalam rangka kegiatan pelestarian, pembinaan, pengembangan, dan pemanfaatan potensi seni dan budaya di Kabupaten Gunungkidul, dibutuhkan keakuratan data terkait potensi seni dan budaya di Kabupaten Gunungkidul. Untuk itu Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Gunungkidul akan melakukan pemutakhiran data potensi seni dan budaya di Kabupaten Gunungkidul secara berkesinambungan, dengan menerbitkan Surat Keterangan Organisasi Seni dan Budaya (SK-Sidaya), sebagai pengganti Surat Keterangan Organisasi Kesenian (SKOK), diikuti dengan penomoran registrasi baru.
Pemutakhiran Data Potensi Seni dan Budaya di Kabupaten Gunungkidul dengan ketentuan :
A. UNTUK PEMOHON BARU
1. Kelompok Seni dan Budaya mengajukan Surat Permohonan Penerbitan Surat Keterangan Organisasi Seni dan Budaya (SK-Sidaya) kepada Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Gunungkidul;
2. Surat permohonan ditandatangani oleh pimpinan/ketua kelompok dibubuhi stempel grup/kelompok, diketahui oleh lurah dan panewu;
3. Surat Permohonan dilampiri:
a. Profil Grup/Kelompok, menerangkan: Nama Kelompok, Tanggal berdirinya grup Kategori Seni (Tradisional atau Modern) Jenis Kesenian (Musik, Teater, Tari, Rupa) Sub Jenis Kesenian (Karawitan/Cokekan/Wayang Kulit/Kethoprak/Reog/Jathilan/ dll) Alamat Kelompok Kontak Person Email/ig/fb/tweet/channel youtube (jika ada)
b. Susunan Pengurus
c. AD/ART, Akta Pendirian, badan Hukum (jika ada)
d. Dokumentasi Kegiatan (foto/video/channel Youtube)
e. Jadwal Kegiatan (Latihan/Pentas/Pameran)
f. Partisipasi dan Prestasi
g. Sarana Prasarana yang dimiliki
h. Proposal Permohonan dari grup/kelompok seni akan diverifikasi kelengkapan datanya;
1. Proposal yang dinyatakan lolos verifikasi data (Bagi Pemohon Baru), akan diterbitkan Nomor Registrasi dalam bentuk Surat Keterangan Organisasi Seni dan Budaya (SK-Sidaya);
B. DAFTAR ULANG (BAGI PEMILIK SKOK)
1. Kelompok Seni dan Budaya mengajukan Surat Permohonan Penerbitan Surat Keterangan Organisasi Seni dan Budaya (SK-Sidaya) kepada Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Gunungkidul;
2. Surat permohonan ditandatangani oleh pimpinan/ketua kelompok dibubuhi stempel grup/kelompok;
3. Surat Permohonan dilampiri:
a. Profil Grup/Kelompok, menerangkan: Nama Kelompok, Tanggal berdirinya grup Kategori Seni (Tradisional atau Modern) Jenis Kesenian (Musik, Teater, Tari, Rupa) Sub Jenis Kesenian (Karawitan/Cokekan/Wayang Kulit/Kethoprak/Reog/Jathilan/dll) Alamat Kelompok Kontak Person Email/ig/fb/tweet/channel youtube (jika ada)
b. Susunan Pengurus
c. AD/ART, Akta Pendirian, badan Hukum (jika ada)
d. Dokumentasi Kegiatan (foto/video/channel Youtube)
e. Jadwal Kegiatan (Latihan/Pentas/Pameran)
f. Partisipasi dan Prestasi
g. Sarana Prasarana yang dimiliki h. Melampirkan SKOK Asli/Foto Copy
Adapun standar operasional prosedur (SOP) untuk penerbitan Nomor Registrasi Organisasi Seni dan Budaya (SK-SIDAYA) di Kabupaten Gunungkidul, baik permohonan baru maupun daftar ulang (sudah memiliki SKOK) secara rinci dapat dilihat di situs resmi Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul : http://kebudayaan.gunungkidulkab.go.id atau di akun Instagram : kebudayaan_gunungkidul.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Anggota IKG dari Kalurahan Tepus Ikuti Syawalan di Taman Budaya Gunungkidul
- Syawalan dan Halal Bihalal Masjid Sa’adah Padukuhan Pudak
- SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1446 H
- Lurah Tepus Ikuti Sholat Ied di Lapangan Gesik, Partisipasi Masyarakat Meningkat 50%
- Malam Takbir Berlangsung Meriah, Langit Kalurahan Tepus Menyala
- Pitrahan : Adat Berbagi di Malam Hari Raya, Masih Lestari di Tepus I
- Kenduri Rioyo, Tradisi Turun Temurun yang Tetap Lestari di Kalurahan Tepus