TIM VALIDASI KEMISKINAN BERKUMPUL

Si J 03 Januari 2018 11:32:32 WIB

Tepus (SIDA SAMEKTA)- Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Desa (TKPKDesa) Tepus adakan Musyawarah Desa (Musdes) Pencermatan Basis Data Terpadu (BDT) Tahun 2017 pada hari Kamis, 28 Desember 2017 di Balai Desa Tepus.

Musdes tersebut dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan menghadirkan Ketua RT, Ketua RW dan Dukuh di wilayah Desa tepus serta dihadiri oleh Suyono selaku Sekretaris Desa Tepus sekaligus sebagai Ketua TKPKDesa yang melekat pada jabatannya, Salip,MAP selaku Kasi Pelayanan sekaligus Sekretaris TKPKDesa yang juga melekat pada jabatnnya sebagai narasumber, Suroto sebagai Operator SIDA SAMEKTA.

Musdes 1 BDT Tahun 2017 adalah pencermatan terhadap data kemiskinan Verval BDT Tahun 2016 untuk memilah rumah tangga (ruta) dengan ketentuan masih berstatus tetap sebagai ruta miskin, peningkatan kesejahteraan, ganti kepala ruta, ruta pindah, ruta meninggal, pergantian komposisi ruta, ruta baru ataupun ruta yang tidak dikenal.

Selain update data kemiskinan juga dilakukan pencermatan terhadap data dari Kementerian Sosial yang tidak beririsan dengan data BDT Tahun 2016. Data yang dimaksud adalah data ruta yang tidak masuk dalam BDT Tahun 2017 karena sudah dinilai mampu oleh Dukuh dan pemangku kebijakan di padukuhan namun saat ini masih mendapatkan program bantuan dari pemerintah.

Setelah pencermatan dilakukan kemudian direkap dan dituangkan dalam Berita Acara Hasil Pencermatan BDT Tahun 2017 yang akan ditindaklanjuti dengan verifikasi dan validasi di lapangan dengan form pendataan yang diberikan oleh BAPPEDA Gunungkidul.

Dalam materinya Bapak Salip mengharapkan kerjasama yang baik kepada para petugas pendata guna mendapatkan hasil verval yang valid dan optimal. beliau berpesan agar tidak ada blank data atau isian yang dikosongi.

Bapak Suyono juga menyampaikan BDT yang sudah memasuki tahun ke tiga tersebut belum diakomodir oleh TNP2K di tingkat pusat sehingga masih banyak bantuan yang kurang tepat sasaran. Namun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui BAPPEDA dan Dinas Sosial tetap konsisten untuk memperjuangkan metode verval BDT agar bisa diterima oleh TNP2K.

“Pemerintah Pusat belum menggunakan data BDT ini dalam menyalurkan bantuan, makanya masih ditemui data yang tidak beririsan tersebut. Seperti tahun 2018 nanti, kuota PKH tiba-tiba ditambah namun tidak diketahui sumber datanya secara jelas. Dari kisaran 6 juta penerima PKH tahun ini akan menajdi 10 juta di tahun 2018. Ini sangat bertolak belakang dengan upaya validasi kemiskinan.” Imbuh Suyono.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
  • Yosa Hartoyo
    Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
    30 April 2026 22:29:31 WIB
  • Anova
    Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
    27 April 2026 20:02:04 WIB
  • Mei nurtanti
    Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
    04 April 2026 07:07:12 WIB
  • Suhardi
    Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
    18 Januari 2026 05:08:06 WIB
  • Sunoto
    Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
    04 Januari 2026 23:20:09 WIB
  • Alika Avilia
    Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
    02 Januari 2026 09:05:23 WIB
  • Kuwatin
    Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
    06 Oktober 2025 12:36:58 WIB
  • Elida
    Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
    02 Oktober 2025 23:14:29 WIB
  • Ismail Ibrahim
    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
    23 September 2025 07:57:41 WIB
Galeri Foto
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial