Mbah Siti yang Hilang Ditemukan Telah Meninggal di Bukit Tirisan
maz_yon 05 Juli 2020 21:28:56 WIB
Proses evakuasi jenazah Mbah Siti dari puncak bukit Tirisan
Tepus (SIDA SAMEKTA) - Mbah Siti (70) yang diberitakan menghilang dan tidak kembali ke rumah sejak Rabu minggu kemarin akhirnya ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia Minggu (05/07/2020) sekitar pukul 15.30 WIB. Lokasi penemuan jenazah Mbah Siti terbilang tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk wilayah Blekonang III yakni di puncak sebuah bukit yang berada di ladang Tirisan.
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun di tempat kejadian, penemuan jenazah ini bermula dari seorang warga bernama Slamet (37) yang mencari bonsai di bukit tersebut tiga hari yang lalu. Di lokasi tersebut tercium bau busuk yang cukup menyengat. Karena timbul kecurigaan, dia lalu menceritakan hal tersebut kepada Sigit (46) yang merupakan menantu Mbah Siti. Dari cerita inilah kemudian mereka memutuskan untuk mencari sumber bau tersebut, karena khawatir hal buruk telah terjadi pada Mbah Siti. Dan dugaan ini pun ternyata benar adanya. Mbah Siti ditemukan telah meninggal di atas bongkahan batu dengan posisi telungkup dalam kondisi telah membusuk.
Masyarakat yang mendengar kabar tersebut segera berkumpul di sekitar tempat kejadian. Letak bukit Tirisan agak jauh dari jalan umum yang biasa dilewati warga ketika pergi ke ladang. Ditambah karena medan yang cukup sulit maka evakuasi ini pun melibatkan Tim SAR.
Proses evakuasi berjalan dengan baik. Namun karena kondisi jenazah yang telah rusak, maka atas ijin keluarga, jenazah langsung dimasukkan dalam kantong jenazah untuk kemudian dibawa dengan mobil Tim SAR menuju pemakaman umum Tlogomati, Blekonang I.
Komentar atas Mbah Siti yang Hilang Ditemukan Telah Meninggal di Bukit Tirisan
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Tradisi Rasulan Padukuhan Ngasem
- Selain Rasulan Ngasem-Singkil, Lurah Tepus Lanjut Hadir Dalam Adat Nyadran Mbah Panjer
- Sri Mulih, Lakon Wayang Ruwatan Rasulan Singkil-Ngasem, Inilah Makna yang Terkandung di Dalamnya!
- Lurah Bersama Pamong Hadir Dalam Rasulan Singkil dan Ngasem, Maknai Adat Warisan Leluhur
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus, Lurah Ingatkan Penarikan PBB dan Disiplin Kehadiran
- From EQUALITY TO EQUITY : Edukasi Gender Sebagai Upaya Penghapusan Diskriminasi
- Sebelum Adat Rasulan, Warga Singkil Ngasem Gelar Ritual Adat Bersik Telaga Tlempek
Komentar Terkini
-
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB -
Yosa Hartoyo
Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
30 April 2026 22:29:31 WIB -
Anova
Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
27 April 2026 20:02:04 WIB -
Mei nurtanti
Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
04 April 2026 07:07:12 WIB -
Suhardi
Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
18 Januari 2026 05:08:06 WIB -
Sunoto
Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
04 Januari 2026 23:20:09 WIB -
Alika Avilia
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
02 Januari 2026 09:05:23 WIB -
Kuwatin
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
06 Oktober 2025 12:36:58 WIB -
Elida
Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
02 Oktober 2025 23:14:29 WIB -
Ismail Ibrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
23 September 2025 07:57:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |















