Status Tanggap Darurat di DIY Diperpanjang (kembali) Satu Bulan

maz_yon 31 Juli 2020 07:37:02 WIB

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X

Tepus (SIDA SAMEKTA) - berdasarkan data pemerintah, total kasus penularan virus corona telah menembus angka lebih dari 100 ribu. Hingga Kamis ( 30 Juli 2020), tercatat jumlah total kasus penularan virus corona di Indonesia mencapai 106.336 orang. Dari jumlah itu, 5.058 jiwa meninggal, 64.292 orang sembuh dan 36.986 pasien Covid-19 masih dirawat.

Pemda DIY resmi kembali memperpanjang status tanggap darurat Covid-19 selama sebulan ke depan.  Perpanjangan status tanggap darurat Covid-19 ini terhitung efektif mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020.  Hal tersebut tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (30/7/2020) hari ini.  Sebelumnya, Pemda DIY memang telah menetapkan status tanggap darurat bencana Covid-19, yang akan berakhir pada 31 Juli 2020.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pun sebelumnya sempat menyampaikan bahwa sangat mungkin status tanggap darurat di DIY akan kembali diperpanjang.

Hal ini mengingat tren penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY yang mengalami kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir.

"Selama masih ada yang kena Korona (Covid-19) di rumah sakit, dalam keadaan (tanggap) darurat tetap saya lakukan. Karena nggak mungkin beli PCR dan rapid test harus lelang, nggak mungkin. Selama itu darurat tetep jalan," demikian penjelasan beliau dalam beberapa media.

Selaras dengan langkah yang diambil oleh Sri Sultan HB X tersebut, penularan penyakit akibat Covid-19 memang masih terus terjadi di wilayah D.I.Yogyakarta hingga hari ini. Virus yang belum ada obat dan vaksinnya tersebut perlu diwaspadai karena sebagian orang yang terinfeksi virus corona tidak menunjukkan gejala yang serius. Sementara jika virus corona tertular kepada orang dengan usia lanjut ataupun memiliki penyakit penyerta, seperti darah tinggi, diabetes, sakit jantung, ginjal dan lainnya, dampak fatal bisa terjadi.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
  • Yosa Hartoyo
    Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
    30 April 2026 22:29:31 WIB
  • Anova
    Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
    27 April 2026 20:02:04 WIB
  • Mei nurtanti
    Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
    04 April 2026 07:07:12 WIB
  • Suhardi
    Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
    18 Januari 2026 05:08:06 WIB
  • Sunoto
    Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
    04 Januari 2026 23:20:09 WIB
  • Alika Avilia
    Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
    02 Januari 2026 09:05:23 WIB
  • Kuwatin
    Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
    06 Oktober 2025 12:36:58 WIB
  • Elida
    Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
    02 Oktober 2025 23:14:29 WIB
  • Ismail Ibrahim
    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
    23 September 2025 07:57:41 WIB
Galeri Foto
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial