Menjelang Rasulan, Warga Masyarakat Dloko Adakan Tradisi Nyadran Di Petilasan Mbah Barat Sawah
Si J 04 Juni 2023 18:59:17 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Nyadran di Petilasan Mbah Barat (Mbah Wiradad) yang terletak di Sawah Dloko, Padukuhan Walangan adalah serangkaian tradisi masyarakat yang dilaksanakan menjelang rasulan atau bersih dusun.
Nyadran ini dilaksanakan di sebuah lahan terbuka yang di tengah nya terdapat petilasan / makam leluhur yang menjadi kepercayaan warga di empat Padukuhan (Walangan, Kanigoro, Dongsari, Pacungan) sebagai perantara memanjatkan doa dan menunaikan nazar.
Dengan juru kunci petilasan ( Warto Warji) dan di bantu oleh juru kunci lainnya (Wasito Wadin), masyarakat yang datang dibantu untuk menunaikan nazar di Petilasan tersebut. Nazar tersebut biasanya berupa ucapan puji syukur atas nikmat sehat, puji syukur karena mengalami kesembuhan dari sakit, puji syukur karena terhindar dari marabahaya, puji syukur atas hasil panen dan lainnya.
Ada beberapa jenis tradisi nyadran didalamnya berupa nyadran angsum dhahar potong ingkung (masyarakat yang datang membawa nasi dan ingkung yang nantinya akan dibagi-bagi) dan nyadran sedekah uang.
Dilanjutkan makan bersama menggunakan Tekor (piring) yang terbuat dari daun jati dan daun pisang dibentuk menjadi contong.
Selanjutnya masyarakat yang datang berkumpul dan mendapatkan bagian nasi ingkung, kemudian dipimpin oleh Rois (Supardal) untuk melakukan ikrar dan doa bersama. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu Legi malam Senin Pahing, 4 Juni 2023.
Setelah dilakukan doa bersama, masyarakat berkeyakinan dan percaya bahwa apa yang menjadi nazar telah ditunaikan dan berharap doa-doanya dikabulkan oleh Sang Pencipta.
Sebagai pemimpin tingkat Padukuhan (Surismanto / Dukuh) menyampaikan bahwa tradisi ini telah berlangsung setiap tahunnya dari zaman nenek moyang. Beliau mendukung kegiatan ini sebagai bentuk pelestarian budaya dan penghormatan kepada leluhur.
Kontributor : Rismel
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Tradisi Rasulan Padukuhan Ngasem
- Selain Rasulan Ngasem-Singkil, Lurah Tepus Lanjut Hadir Dalam Adat Nyadran Mbah Panjer
- Sri Mulih, Lakon Wayang Ruwatan Rasulan Singkil-Ngasem, Inilah Makna yang Terkandung di Dalamnya!
- Lurah Bersama Pamong Hadir Dalam Rasulan Singkil dan Ngasem, Maknai Adat Warisan Leluhur
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus, Lurah Ingatkan Penarikan PBB dan Disiplin Kehadiran
- From EQUALITY TO EQUITY : Edukasi Gender Sebagai Upaya Penghapusan Diskriminasi
- Sebelum Adat Rasulan, Warga Singkil Ngasem Gelar Ritual Adat Bersik Telaga Tlempek
Komentar Terkini
-
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB -
Yosa Hartoyo
Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
30 April 2026 22:29:31 WIB -
Anova
Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
27 April 2026 20:02:04 WIB -
Mei nurtanti
Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
04 April 2026 07:07:12 WIB -
Suhardi
Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
18 Januari 2026 05:08:06 WIB -
Sunoto
Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
04 Januari 2026 23:20:09 WIB -
Alika Avilia
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
02 Januari 2026 09:05:23 WIB -
Kuwatin
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
06 Oktober 2025 12:36:58 WIB -
Elida
Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
02 Oktober 2025 23:14:29 WIB -
Ismail Ibrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
23 September 2025 07:57:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |














