Arti Dan Asa Merdeka 78 Terus Melaju Untuk Indonesia Maju, Bagi Tepus
Mas Danarta 22 Agustus 2023 14:23:15 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Logo HUT ke-78 Kemerdekaan RI merupakan perpaduan angka tujuh yang berwarna merah solid dan angka delapan yang terbentuk dari lima garis berwarna merah serta tema "Terus Melaju Untuk Indonesia Maju".
Mula-mula ada lima logo rancangan desainer anggota ADGI hasil penyaringan, kemudian diserahkan kepada Presiden Jokowi. Logo rancangan Katarina Monika akhirnya dipilih oleh Presiden Jokowi untuk digunakan sebagai logo resmi HUT ke-78 Kemerdekaan RI.
Sejalan dengan tema, konsep visual logo HUT ke-78 Kemerdekaan RI menggambarkan keberlanjutan pembangunan dengan semangat estafet, terus melaju, tanggung jawab bersama, berlandaskan Pancasila, gotong royong, bergerak maju, serta menuju Indonesia Maju.
Kesatuan logo tersebut mencerminkan rasa tegas, stabil, lugas, dan kesatuan serta bermakna meneruskan laju pertumbuhan secara kolektif, mendorong seluruh elemen bangsa untuk memiliki sifat tanggung jawab bersama, serta bergerak secara harmoni menuju Indonesia Maju.
Terbentuknya suatu negara akan didahului oleh terbentuknya suatu desa / Kalurahan. Oleh karena itu, terdapat suatu keterkaitan yang erat antara Negara, Daerah, dan Desa. Berdasarkan hal tersebut, maka kedudukan desa / Kalurahan adalah sebagai cikal bakal bagi terbentuknya Negara sekaligus sebagai satuan territorial dan satuan pemerintahan yang terbawah, termasuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan demikian, asa terus melaju untuk Indonesia maju bagi kita masyarakat terbawah tingkat desa / Kalurahan khususnya Kalurahan Tepus adalah mampu terus berjalan berkesinambungan secara konsisten melanjutkan kinerja dan dedikasi pengabdian kepada masyarakat dan negara. Sekaligus berbenah dengan belajar untuk hal yang dirasa belum maksimal.
Mempertahankan yang sudah berjalan baik, serta terus berproses memperjuangkan agar sesuai target.
1. Seperti halnya asa terhadap SDM
Bagaimana meningkatkan Sumber Daya Manusia di Kalurahan Tepus, adanya program peningkatan kapasitas, pemberdayaan masyarakat, daya guna potensi usaha yang dijalankan, pendidikan yang terjangkau.
2. Asa terhadap ketahanan pangan
Upaya meningkatkan ketahanan pangan yang merupakan program nasional, menghasilkan tanaman pangan yang optimal, menjaga nilai gizi dan kesehatan, memperhatikan dan berdayakan bahan pangan lokal.
3. Asa terhadap infrastruktur yang inklusi
Harapan atas terselenggaranya pembangunan fisik di Kalurahan Tepus yang ramah lingkungan ramah terhadap kelompok rentan, pembangunan yang merata, sesuai kebutuhan masyarakat secara efektif dan efisien.
4. Dan asa terhadap pariwisata sesuai potensi Kalurahan Tepus
Potensi wisata alam terdiri pegunungan, pantai dan goa, pemanfaatan potensi lokal (potensi budaya, potensi edukasi masyarakat) yang dapat dijadikan wisata bagi kaum urban yaitu Desa Wisata Tepus. Kaya akan budaya, kearifan lokal, dan potensi alamnya, diharapkan Kalurahan Tepus mampu menembus pariwisata dan menjadi tempat tujuan bagi wisatawan sehingga mampu memberdayakan masyarakat sebagai pelayanan wisata. Upaya bagaimana meningkatkan kunjungan dengan mengenalkan Tepus kepada seluruh penjuru dunia.
Selebihnya, solid dan rasa kebersamaan harus terus tertanam di dalam jiwa-jiwa kepemimpinan. Bagaimana menjaga integritas antara penyelenggara dengan masyarakat. Memiliki tujuan yang sama, saling berbagi tugas dan meningkatkan koneksi. Mengesampingkan ego, dan kesadaran yang tinggi bagaimana menjaga Tepus Orasebaene agar tetap berjalan Orasebaene (tidak sepele).
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Selain Rasulan Ngasem-Singkil, Lurah Tepus Lanjut Hadir Dalam Adat Nyadran Mbah Panjer
- Sri Mulih, Lakon Wayang Ruwatan Rasulan Singkil-Ngasem, Inilah Makna yang Terkandung di Dalamnya!
- Lurah Bersama Pamong Hadir Dalam Rasulan Singkil dan Ngasem, Maknai Adat Warisan Leluhur
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus, Lurah Ingatkan Penarikan PBB dan Disiplin Kehadiran
- From EQUALITY TO EQUITY : Edukasi Gender Sebagai Upaya Penghapusan Diskriminasi
- Sebelum Adat Rasulan, Warga Singkil Ngasem Gelar Ritual Adat Bersik Telaga Tlempek
- Sambang Jaga Warga Polda DIY di Pudak, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda
Komentar Terkini
-
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB -
Yosa Hartoyo
Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
30 April 2026 22:29:31 WIB -
Anova
Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
27 April 2026 20:02:04 WIB -
Mei nurtanti
Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
04 April 2026 07:07:12 WIB -
Suhardi
Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
18 Januari 2026 05:08:06 WIB -
Sunoto
Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
04 Januari 2026 23:20:09 WIB -
Alika Avilia
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
02 Januari 2026 09:05:23 WIB -
Kuwatin
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
06 Oktober 2025 12:36:58 WIB -
Elida
Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
02 Oktober 2025 23:14:29 WIB -
Ismail Ibrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
23 September 2025 07:57:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












