Dewi Kampus Di Makassar : FGD Dampak ADWI Tahun 2021 - 2022 Kemenparekraf
Mas Danarta 29 November 2023 19:20:58 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Dalam rangka mendorong dan mendukung pengembangan potensi Desa Wisata di Indonesia agar menjadi destinasi wisata yang berkelas dunia, berdaya saing dan berkelanjutan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyelenggarakan kegiatan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) sejak tahun 2021. Sebagai tindak lanjut monitoring dan evaluasi kegiatan tersebut, Kemenparekraf bermaksud melakukan Analisis Dampak Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dengan target responden seluruh Desa Wisata Pemenang ADWI Tahun 2021 dan 2022.
Sehubungan dengan hal tersebut, Kemenparekraf mengundang Pengelola Desa Wisata dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Analisis Dampak ADWI 2021-2022 pada Rabu, 29 November 2023. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Desa Wisata Tepus (Suheri, S.IP) dimana Desa Wisata Tepus merupakan peraih juara II ADWI 2022 kategori souvenir. FGD ini dilaksanakan di Myko Hotel & Convention Center Makassar Mall Panakkukang, Jl. Boulevard, Masale, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam acara ini, dibahas mengenai dampak apa yang diperoleh oleh desa wisata pemenang ADWI serta manfaat bagi perkembangan desa wisata. Dengan berbekal dokumen pendukung dan isian data analisis dampak ADWI, Suheri menyampaikan dampak perubahan yang terjadi di Desa Wisata Tepus terkait jumlah kunjungan, perkembangan sarana prasarana, dukungan Pemerintah Kalurahan, Pemerintah Kabupaten, maupun Provinsi, manfaat bagi pemberdayaan masyarakat, dan perkembangan perekonomian lokal.
Pembahasan FGD ini juga mengenai memperkenalkan program-program baru yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain itu, desa wisata juga perlu mempersiapkan tenaga kerja yang berkualitas serta perluasan jaringan kerjasama dengan pihak terkait, termasuk lembaga pariwisata daerah dan nasional, serta pelaku bisnis pariwisata.
Desa wisata dapat mengevaluasi keberhasilan dan kegagalan dari program-program yang telah dilaksanakan setelah menerima penghargaan ADWI. Hal ini akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pengembangan pariwisata di masa depan.
Selain itu, analisis dampak dapat membantu desa wisata mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola pariwisata. Dengan mengetahui dampak penghargaan ADWI, desa wisata dapat lebih baik memahami bagaimana cara mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, serta mengatasi berbagai hambatan yang mungkin muncul. Analisis dampak dapat membantu desa wisata dalam membangun strategi berkelanjutan yang dapat menjaga keberlanjutan pariwisata dan masyarakat lokal. Ini juga dapat membantu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dan keterlibatan mereka dalam pengembangan pariwisata.
Diskusi dan pemetaan strategi bersama seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa desa wisata pemenang lomba dapat menjaga momentum positif yang telah dicapai dan terus berkembang ke arah yang lebih baik.
Dalam jangka panjang, diharapkan bahwa analisis dampak ADWI akan mendorong desa wisata pemenang lomba untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisatanya. Dengan demikian, penghargaan ADWI tidak hanya menjadi kesempatan untuk merayakan keberhasilan, tetapi juga sebagai pijakan untuk terus maju dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal dan industri pariwisata.
Secara keseluruhan, acara FGD ini merupakan inisiatif yang sangat positif dan penting. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dan stakeholder terkait untuk membantu desa wisata pemenang lomba dalam memaksimalkan manfaat dari penghargaan ADWI. Dengan adanya kesempatan untuk mendiskusikan analisis dampak dan strategi pengembangan lebih lanjut, diharapkan bahwa desa wisata pemenang lomba dapat terus tumbuh dan berkembang sebagai destinasi pariwisata yang unggul dan berkelanjutan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus, Lurah Ingatkan Penarikan PBB dan Disiplin Kehadiran
- From EQUALITY TO EQUITY : Edukasi Gender Sebagai Upaya Penghapusan Diskriminasi
- Sebelum Adat Rasulan, Warga Singkil Ngasem Gelar Ritual Adat Bersik Telaga Tlempek
- Sambang Jaga Warga Polda DIY di Pudak, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda
- Lurah Tepus Hadiri Pengajian Akbar SMP TQS Assalam, Diikuti Ratusan Jamaah
- Kunjungi Lokasi Pengeboran Sumber Air di Solomo, Pengurus KORPRI Gunungkidul Sampaikan Apresiasi
- Lurah Tepus Terima Tamu Terkait Pelaksanaan Site Investigation PLTB Jawa–Bali
Komentar Terkini
-
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB -
Yosa Hartoyo
Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
30 April 2026 22:29:31 WIB -
Anova
Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
27 April 2026 20:02:04 WIB -
Mei nurtanti
Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
04 April 2026 07:07:12 WIB -
Suhardi
Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
18 Januari 2026 05:08:06 WIB -
Sunoto
Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
04 Januari 2026 23:20:09 WIB -
Alika Avilia
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
02 Januari 2026 09:05:23 WIB -
Kuwatin
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
06 Oktober 2025 12:36:58 WIB -
Elida
Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
02 Oktober 2025 23:14:29 WIB -
Ismail Ibrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
23 September 2025 07:57:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












