Warga Padukuhan Walangan Bersihkan Bambu dan Kayu yang Roboh Halangi Jalan Raya
maz_yon 03 Maret 2026 09:53:35 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kalurahan Tepus beberapa hari ini menyebabkan sejumlah bambu dan kayu roboh hingga menutup akses jalan raya di tanjakan Ndangmanis, yang merupakan jalur utama Wonosari–Jepitu.
Material bambu dan kayu yang tumbang tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dalam beberapa hari, terutama kendaraan roda dua dan mobil pribadi yang melintas di jalur tanjakan Ndangmanis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sejak pagi hari ini (Selasa, 3/3/2026) , warga Padukuhan Walangan langsung bergerak cepat melakukan kerja bakti. Dengan membawa peralatan seadanya seperti parang, gergaji, dan sabit, warga bergotong royong menyingkirkan batang bambu dan kayu dari badan jalan agar akses kembali lancar.
Dukuh Walangan, Surismanto, menyampaikan bahwa kejadian tersebut dipicu oleh kondisi tanah yang labil akibat guyuran hujan terus menerua dan terpaan angin cukup kencang.
“Begitu mendapat laporan ada bambu roboh menutup jalan, warga langsung berinisiatif turun bersama membersihkan. Alhamdulillah, dalam waktu tidak terlalu lama saat ini jalan sudah bisa dilalui kembali,” ujar Surismanto.
Ia juga mengimbau kepada warga yang memiliki rumpun bambu atau pohon besar di tepi jalan agar rutin melakukan pengecekan dan pemangkasan, terutama saat musim hujan dan cuaca ekstrem, guna mencegah kejadian serupa terulang.
Gotong royong yang dilakukan warga Padukuhan Walangan ini menjadi wujud kepedulian dan kekompakan masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama, sekaligus memastikan jalur utama penghubung antarwilayah tetap aman dan nyaman dilalui pengguna jalan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Tradisi Rasulan Padukuhan Ngasem
- Selain Rasulan Ngasem-Singkil, Lurah Tepus Lanjut Hadir Dalam Adat Nyadran Mbah Panjer
- Sri Mulih, Lakon Wayang Ruwatan Rasulan Singkil-Ngasem, Inilah Makna yang Terkandung di Dalamnya!
- Lurah Bersama Pamong Hadir Dalam Rasulan Singkil dan Ngasem, Maknai Adat Warisan Leluhur
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus, Lurah Ingatkan Penarikan PBB dan Disiplin Kehadiran
- From EQUALITY TO EQUITY : Edukasi Gender Sebagai Upaya Penghapusan Diskriminasi
- Sebelum Adat Rasulan, Warga Singkil Ngasem Gelar Ritual Adat Bersik Telaga Tlempek
Komentar Terkini
-
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB -
Yosa Hartoyo
Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
30 April 2026 22:29:31 WIB -
Anova
Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
27 April 2026 20:02:04 WIB -
Mei nurtanti
Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
04 April 2026 07:07:12 WIB -
Suhardi
Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
18 Januari 2026 05:08:06 WIB -
Sunoto
Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
04 Januari 2026 23:20:09 WIB -
Alika Avilia
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
02 Januari 2026 09:05:23 WIB -
Kuwatin
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
06 Oktober 2025 12:36:58 WIB -
Elida
Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
02 Oktober 2025 23:14:29 WIB -
Ismail Ibrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
23 September 2025 07:57:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |

.jpeg)











