Ziarah Makam Mantan Lurah, Napak Tilas Kepemimpinan Kalurahan Tepus

maz_yon 19 April 2026 09:25:18 WIB

TEPUS (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Dalam rangka mengenang jasa para pendahulu serta meneladani nilai-nilai kepemimpinan yang telah membangun Kalurahan Tepus, Lurah Tepus beserta jajaran Pamong Kalurahan, Lembaga kemasyarakatanKalurahan, dan Pengurus Pengelola Pelestari Budaya melaksanakan kegiatan ziarah makam dan napak tilas ke sejumlah makam mantan lurah, Sabtu (18/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti dengan penuh kesadaran akan pentingnya menjaga sejarah dan budaya lokal. Seluruh peserta tampil dalam balutan pakaian adat Jawa, menambah kekhidmatan serta semangat melestarikan identitas budaya leluhur.

Rombongan memulai napak tilas dari makam Lurah Kalurahan Blekonang, kemudian berturut-turut menuju makam Lurah Kalurahan Tepus, dan terakhir ke makam Lurah Kalurahan Dloko. Di setiap lokasi, peserta melakukan doa bersama serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas dedikasi para mantan pemimpin dalam membangun kalurahan.

Lurah Tepus dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi bersama.

"Kami ingin meneladani semangat pengabdian para leluhur. Mereka telah meletakkan fondasi kepemimpinan yang berpihak pada rakyat. Lewat napak tilas ini, kita belajar bahwa seorang pemimpin harus dekat dengan budaya dan rakyatnya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pengelola Pelestari Budaya menambahkan bahwa penggunaan pakaian adat Jawa dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam menjaga warisan budaya tak benda.

"Budaya bukan hanya untuk dilihat, tetapi juga dihayati dan dilestarikan. Kami berharap generasi muda bisa ikut memahami makna kepemimpinan berbasis kearifan lokal," ungkapnya.

Kegiatan dalam rangkaian peringatan Dumadining Kalurahan Tepus ke-78 tahun ini disertai harapan untuk keselamatan, ketentraman, serta keberkahan bagi Kalurahan Tepus ke depan. Seluruh peserta tampak antusias dan berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan setiap tahun sebagai bentuk ikatan spiritual dan historis antara pemimpin saat ini dengan para pendahulunya.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
  • Yosa Hartoyo
    Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
    30 April 2026 22:29:31 WIB
  • Anova
    Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
    27 April 2026 20:02:04 WIB
  • Mei nurtanti
    Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
    04 April 2026 07:07:12 WIB
  • Suhardi
    Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
    18 Januari 2026 05:08:06 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial