PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK UEP DAN SPP OLEH UPK MEKAR SARI

18 Desember 2019 10:54:14 WIB

TEPUS (SIDA SAMEKTA) - Indonesia dewasa ini merupakan salah satu Negara dikawasan Asean yang memiliki angka kemiskinan dan pengangguran cukup tinggi. Dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan tingginya laju pertumbuhan penduduk, baik perdesaan maupun diperkotaan. Tingginya angka kemiskinan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya rendahnya Sumberdaya manusia, tingginya angkatan kerja yang tidak seimbang dengan penyediaan lapangan kerja. Oleh sebab itu UPK Mekar sari mengadakan peningkatan kapasitas kelompok UEP (Usaha Ekonomi Produktif dan SPP (Simpan Pinjam Perempuan).

kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Balai Desa Tepus pada hari Rabu tanggal 18 Desember 2019 dengan Narasumber oleh Supardi,SP selaku Kapala Desa Tepus, W.E Isnanto (BKAD Kecamatan Tepus), Sukismiyono (Badan Pengawas UPK BKAD Kecamatan Tepus). Dan dihadiri oleh perwakilan kelompok SPP dan UEP sebanyak 50 orang.

Dalam Pembukaanya Kepala Desa Tepus menerangkan tentang kebijakan dan manfaat dana UEP dan SPP bagi masyarakat Tepus. Selanjutnya di isi oleh Narasumber lainnya. SPP merupakan simpan pinjam khusus kelompok perempuan, dan diharapakan kelompok di Kecamatan Tepus semakin meningkat dan berkembang guna meningkatkan taraf perekonomian bagi warga Kecamatan Tepus Terang bapak Isnanto.

Desa Tepus adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul, yang masyarakatnya sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani. Karena bermatapencaharian sebagai petani, masyarakat Desa Tepus hanya mengandalkan lahan yang menjadi fondasi dalam kehidupannya. Apabila lahan yang diandalkan tersebut tidak mampu menghasilkan apa yang dituju oleh masyarakat, maka kehidupan perekonomian mereka dalam memenuhi kebutuhan akan terganggu.Dengan kehadiran SPP dan UEP di Kecamtan Tepus, kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya yang dimiliki diharapkan akan semakin baik, sehingga berpengaruh pula terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial