BUMDESMA Mekarsari Tepus LKD, Lembaga BKAD Kapanewon Tepus
maz_yon 13 Agustus 2026 11:40:44 WIB
Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Mekarsari Tepus LKD merupakan perwujudan kerjasama antar desa yang terlembagakan dalam Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) di Kapanewon Tepus yang terdiri dari Kalurahan Giripanggung, Kalurahan Purwodadi, Kalurahan Sidoharjo, Kalurahan Sumberwungu, dan Kalurahan Tepus.
BUMDESMA Mekarsari Tepus LKD beralamat di Bintaos, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul Kode Pos 55881.
BUMDESMA Mekarsari Tepus LKD, Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat di Kapanewon Tepus
Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Mekarsari Tepus LKD terus mengambil peran dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat di wilayah Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebagai lembaga ekonomi bersama yang wilayah kerjanya mencakup lima kalurahan, BUMDesma Mekarsari Tepus LKD hadir dengan semangat membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan usaha, pemberdayaan kelompok, serta fasilitasi akses permodalan bagi masyarakat pelaku usaha produktif.
Wilayah kerja BUMDesma Mekarsari Tepus LKD meliputi Kalurahan Tepus, Sidoharjo, Sumberwungu, Giripanggung, dan Purwodadi. Kantor BUMDesma berada di Padukuhan Bintaos, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus.
Keberadaan BUMDesma Mekarsari Tepus LKD tidak terlepas dari perjalanan panjang program pemberdayaan masyarakat (PNPM Mandiri Perdesaan) di wilayah Kapanewon Tepus.
Dalam perkembangannya, kelembagaan tersebut diarahkan untuk menjadi lembaga ekonomi bersama yang mampu mengelola potensi masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
Transformasi kelembagaan (menjadi lembaga BKAD) menjadi bagian penting dalam memperkuat peran ekonomi desa. BUMDesma tidak hanya diposisikan sebagai lembaga pengelola kegiatan usaha, tetapi juga sebagai wadah bersama yang dapat mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan peluang pengembangan ekonomi di tingkat kalurahan
Salah satu kegiatan yang cukup menonjol adalah pengelolaan Unit Dana Bergulir Masyarakat (DBM).
Melalui unit tersebut, BUMDesma Mekarsari Tepus LKD memberikan akses permodalan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang menjalankan usaha produktif. Dana yang diberikan bersifat bergulir, sehingga pengembalian dari kelompok penerima dapat kembali dimanfaatkan untuk kelompok masyarakat lainnya.
Program dana bergulir membutuhkan pengelolaan yang disiplin. Tidak hanya menyangkut proses penyaluran, tetapi juga bagaimana kelompok penerima mampu mengembangkan usaha dan memenuhi kewajiban pengembalian. Karena itu, kegiatan penerimaan angsuran menjadi bagian penting dari pengelolaan DBM.
Keberhasilan mekanisme tersebut menjadi penting karena dana yang dikembalikan tidak berhenti sebagai pembayaran semata, melainkan dapat kembali diputar untuk memberikan kesempatan permodalan kepada kelompok masyarakat lainnya.
Dengan demikian, keberlanjutan dana bergulir sangat bergantung pada kedisiplinan kelompok penerima dalam mengelola usaha dan memenuhi kewajiban pengembalian.
Pengelolaan BUMDesma juga melibatkan mekanisme Musyawarah Antar Kalurahan (MAK) sebagai ruang untuk membahas arah pengembangan kelembagaan dan usaha.
Dalam forum tersebut, BUMDesma didorong untuk menjadi salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat. Selain itu, terdapat arahan agar BUMDesma melakukan kajian terhadap potensi usaha baru sehingga kegiatan yang dijalankan dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Penguatan Pendapatan Asli Kalurahan (PAD) juga menjadi salah satu perhatian, sehingga keberadaan BUMDesma diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kegiatan pemerintahan di masing-masing kalurahan.
Keberadaan BUMDesma Mekarsari Tepus LKD memperlihatkan bahwa pembangunan ekonomi di tingkat kalurahan tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.
Melalui akses permodalan, pendampingan, pengelolaan dana bergulir, serta pengembangan kapasitas pengelola, kelompok masyarakat mendapatkan ruang untuk mengembangkan usaha sesuai potensi yang dimiliki.
Kelompok perempuan, kelompok tani, kelompok industri maupun kelompok usaha masyarakat lainnya dapat menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi tersebut.
Model dana bergulir juga memiliki nilai strategis karena dana yang telah dikembalikan dapat kembali disalurkan kepada kelompok lainnya. Dengan pengelolaan yang baik, pola tersebut dapat menciptakan siklus permodalan yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.
Ke depan, BUMDesma Mekarsari Tepus LKD menghadapi tantangan untuk terus mengembangkan unit usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di lima wilayah kerjanya.
Penguatan tata kelola, profesionalisme pengelola, transparansi keuangan, kedisiplinan pengembalian dana, serta inovasi usaha menjadi sejumlah faktor penting untuk menjaga keberlanjutan kelembagaan.
Di sisi lain, potensi ekonomi wilayah Kapanewon Tepus yang cukup beragam membuka peluang bagi BUMDesma untuk mengembangkan usaha baru yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah kalurahan, pemerintah kapanewon, masyarakat, kelompok usaha, serta pemangku kepentingan lainnya, BUMDesma Mekarsari Tepus LKD diharapkan dapat terus berkembang sebagai lembaga ekonomi bersama yang tidak hanya menjalankan aktivitas bisnis, tetapi juga membawa misi pemberdayaan masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan BUMDesma bukan hanya diukur dari besarnya nilai usaha yang dikelola, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu membuka akses ekonomi, meningkatkan kapasitas masyarakat, menciptakan peluang usaha, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di seluruh wilayah Kapanewon Tepus.
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- SOS
- Laporan Rincian Penyelesaian Sengketa Informasi Publik
- LAPOR : Tepus Sigap
- Penutupan Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kalurahan Tepus, Lurah Apresiasi Kekompakan dan Kinerja
- Kaur Tata Laksana Kalurahan Tepus Koordinasi Bersama KKN UII Susun Program Kerja Skala Kalurahan
- Selamat Memperingati Hari Pramuka ke-65, 14 Agustus 2026
- Pengurus Desa Wisata Tepus Hadiri Rapat Koordinasi Event Handayani Bonsai Fest #2
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Sugeng Rawuh
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












