Uji Coba Berhasil Air PDAM Akhirnya Mengalir

11 Juli 2020 07:56:56 WIB

Seorang warga Padukuhan Tepus III (Hadi Sumarto) sedang membuka kran air PDAM

Tepus (SIDA SAMEKTA) – Uji coba yang dilakukan oleh PDAM untuk mengalirkan air di wilayah Padukuhan Tepus I, Tepus II dan Tepus III membuahkan hasil yang diharapkan.  Air dapat mengalir melalui kran yang dipasang sebagai tempat uji coba.  Salah satunya yang berada di dekat rumah Hadi Sumarto, Tepus III.  Dengan disaksikan warga lainnya, ia diberi kesempatan untuk membuka kran dan mengalirkan airnya, Jum’at (10/07/2020).  Tokoh masyarakat yang merupakan Kaum Adat dan juga Ketua RW 10 ini lalu membasuh kedua tangannya diiringi ucapan syukur warga yang menyaksikan.

Peristiwa ini mungkin hal yang biasa bagi wilayah lain, namun tidak demikian bagi sebagian besar warga Kalurahan Tepus.  Jaringan air PDAM merupakan harapan warga sejak lama.  Selain itu upaya Lurah Tepus (Bp Supardi, SP) yang terus menjalin komunikasi secara intensif dengan PDAM juga melalui Komisi C akhirnya membuahkan hasil.  Hal ini tentu menjadi poin tersendiri bagi capaian program di periode kepemimpinannya. Dengan tersambungnya pipa PDAM di Tepus I, Tepus II dan Tepus III maka bertambah lagi wilayah yang terjangkau jaringan air bersih di Kalurahan Tepus setelah sebelumnya terdapat di sebagian wilayah Dloko dan Blekonang.

Berhasilnya uji coba ini bukan berarti pekerjaan telah selesai, justru sebuah pekerjaan besar telah menanti.  Sebab PDAM dan Pemerintah Kalurahan Tepus harus segera merencanakan lanjutan pekerjaan untuk menyambung pipa-pipa lainnya hingga meliputi tujuh padukuhan seperti telah diberitakan sebelumnya.

Sementara itu, padukuhan-padukuhan seperti Tegalweru, Trosari I, Trosari II, Gembuk, Pudak dan Pakel terus dicari jalan keluar agar dapat juga teraliri air.  Alternatif pengangkatan air dari Cluwakan dengan tenaga surya saat ini masih dikaji oleh sebuah lembaga bernama ENERBI (Energi BERsih Indonesia). Sedangkan di Padukuhan Pakel masih menunggu langkah PDAM untuk membuktikan kemungkinan pengangkatan sumber air yang beberapa waktu lalu ditemukan di sebuah lahan tanah desa.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial