Bagaimana Perkembangan Proses PTSL di Kalurahan Tepus

21 Juli 2020 05:56:46 WIB

Rapat koordinasi rutin Lurah dan seluruh unsur di Kalurahan Tepus 

Tepus (SIDA SAMEKTA) – Berkas PTSL yang sudah naik ke BPN Gunungkidul telah mencapai 1.960 bidang dari total alokasi 2.100 bidang, merupakan capaian progres yang baik dari kalurahan yang mendapatkan program PTSL tahun 2020.

Setiap hari Senin, Lurah Tepus mengadakan koordinasi rutin yang melibatkan seluruh unsur yang ada di Kalurahan Tepus.  Selain Pamong Kalurahan dan Staff, kegiatan ini biasa diikuti oleh BPK/BPD, Pendamping Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.  Seperti biasa, berbagai macam informasi disampaikan oleh Lurah, Carik dan yang lainnya secara bergiliran.

Dalam rakor yang berlangsung Senin (20/07/2020), diperoleh informasi dari Jagabaya Tepus (Sutrisno, S.IP) bahwa progress pemberkasan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020 di Kalurahan Tepus relatif sangat baik.  Hal ini mendapat apresiasi dari BPN dan wajib kita pertahankan.  Karena sampai hari ini telah 1.960 bidang yang telah dinaikkan ke BPN Gunungkidul.  Artinya tinggal 140 bidang lagi yang masih perlu penyelesaian.  

“ Bidang yang berjumlah 140 ini belum bisa dinaikkan berkasnya karena belum muncul peta bidangnya, yang menjadi dasar teknis pengajuan menjadi sertifikat.  Untuk itu dimohon kepada dukuh agar berkomunikasi dengan petugas ukur yang dulu didampinginya saat pengukuran tahun 2019.  Karena dulu informasi langsung dan data ada di antara dukuh dan petugas ukur, “  demikian bagian dari penjelasan Sutrisno, S.IP.

Peta bidang adalah bentuk sebuah gambar yang memuat luas serta garis batas bidang tanah yang diukur menggunakan alat dengan basis citra satelit.  Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat yang terhubung dengan basic data server di petugas ukur yang menjadi rekanan BPN.  Hasil pengukuran ini kemudian dibaca oleh komputer dan ditunjukkan menjadi sebuah gambar bidang tanah yang diukur tersebut.  Tidak munculnya peta bidang bisa disebabkan pada saat pengiriman data pengukuran belum masuk ke server karena kendala teknis tertentu.  Bila akhirnya peta bidang ini tetap tidak muncul maka harus dilakukan pengukuran ulang.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial