Adat Memasang Gawar Suran, Tolak Bala Memasuki “Taun Anyar”

maz_yon 19 Agustus 2020 08:32:19 WIB

Salah seorang warga Ngasem (Suhardi LS) sedang terlibat dalam pemasangan gawar suran

Tepus (SIDA SAMEKTA) – Pemasangan gawar suran bermakna sebuah permohonan kepada yang maha kuasa sebagai tolak bala.

Ada sebuah upacara adat leluhur yang masih dilestarikan di Padukuhan Ngasem dan Singkil tiap memasuki awal bulan Suro (jawa) yakni pemasangan gawar suran.  Seperti terlihat pada Rabu pagi (19/08/2020).

Gawar suran adalah sebuah tali yang terbuat dari belahan pelepah pohon kelapa yang disambung hingga memanjang.  Di sepanjang gawar tersebut dipasang suwiran blarak (daun kelapa) dan ketupat yang biasa disebut kupat luwar/pangluwar .  Dengan dipimpin seorang tokoh adat setempat tali tersebut kemudian dipasang di perbatasan padukuhan, biasanya dipilih yang berada di sebelah selatan.

Menurut keterangan para winasis makna dari pemasangan gawar ini tidak lebih dari sebuah isyarat permohonan tolak bala ketika memasuki taun anyar  (tahun baru) menurut penanggalan jawa yang dimulai pada bulan Suro.  Seperti diketahui tanggal 1 Suro pada tahun ini jatuh pada hari Kamis Pon (20/08/2020).

Salah seorang tokoh muda Ngasem, Suhardi LS mengatakan bahwa kegiatan adat ini layak untuk dilestarikan. “ Walaupun hidup di jaman sekarang, saya ikut terlibat dalam acara adat ini. Menurut para sesepuh adat ini bermakna tolak balak agar setahun ke depan desa atau padukuhan kita aman dari segala mara bahaya.  Khusus di Padukuhan Ngasem hari ini pemasangan gawar suran dipimpin oleh Mbah Karsi.” katanya.

Sebuah kegiatan adat merupakan warisan para leluhur yang tetap dijaga oleh masyarakat tertentu. Makna yang terkandung didalamnya bisa dipahami dengan disesuaikan perkembangan jaman.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
  • Yosa Hartoyo
    Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
    30 April 2026 22:29:31 WIB
  • Anova
    Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
    27 April 2026 20:02:04 WIB
  • Mei nurtanti
    Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
    04 April 2026 07:07:12 WIB
  • Suhardi
    Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
    18 Januari 2026 05:08:06 WIB
  • Sunoto
    Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
    04 Januari 2026 23:20:09 WIB
  • Alika Avilia
    Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
    02 Januari 2026 09:05:23 WIB
  • Kuwatin
    Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
    06 Oktober 2025 12:36:58 WIB
  • Elida
    Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
    02 Oktober 2025 23:14:29 WIB
  • Ismail Ibrahim
    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
    23 September 2025 07:57:41 WIB
Galeri Foto
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial