Dokumen Kependudukan Beralih Menggunakan Kertas HVS, Masyarakat Tidak Perlu Ragu

21 Agustus 2020 05:36:54 WIB

Tepus (SIDA SAMEKTA) - Mulai tanggal 1 Juli 2020, di seluruh Indonesia, dokumen kependudukan, selain KTP dan KIA, dicetak menggunakan kertas HVS A4 80 gram berwarna putih.

Hal ini sesuai dengan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri No 109 Tahun 2019 tentang Pendokumentasian Administrasi Kependudukan. Termasuk di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunungkidul.

“Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati Gunungkidul Nomor 470/2811 tanggal 30 Juni 2020 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan,” jelas Kepala Dinas Dukcapil Gunungkidul Markus Tri Munarja, SIP, MSi.

Lebih lanjut dijelaskan Kepala Dinas, bahwa dokumen administrasi kependudukan yang mengalami perubahan media cetak meliputi Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, Akta Kematian, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Pindah, serta layanan lainnya. “Sedangkan KTP-el dan KIA masih menggunakan bahan yang sama,” tambahnya.

Dokumen kependudukan yang telah tercetak sebelum tanggal 1 Juli dengan menggunakan media kertas security printing tetap berlaku dan sah. ” Jadi baik yang bahan security printing atau kertas HVS 80 gram berwarna putih tetap berlaku dan sah sebagai dokumen kependudukan, jadi tidak perlu diperbaharui, kecuali ada perubahan elemen data,” jelas Markus Tri Munarja.

Terkait perubahan media cetak ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunungkidul telah mensosialisasikan melalui berbagai media. ” Melalui media sosial, baik instagram dan facebook, website, radio Swara Dhaksinarga, maupun grup-grup whatsapp. Jadi kami berharap masyarakat tidak kaget ketika ada perubahan media cetak dokumen kependudukan, kekuatannya tetap sama dan sah berlaku,” pungkasnya.

Sumber : http://dukcapil.gunungkidulkab.go.id/on-this-day-di-seluruh-indonesia/

Petugas capil menyarankan untuk KK dan Dokumen Administrasi lainnya setelah dicetak untuk segera dilaminating agar tidak mudah rusak.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial