Tradisi Nyadran Di Petilasan Mbah Karang dan Sejarah Empat Padukuhan Dloko

05 Juni 2023 19:20:32 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Kaya akan kebudayaan dan pelestarian adat istiadat, masyarakat menjadikan petilasan sebagai sarana untuk memanjatkan doa dan menunaikan nazar.

Pada Senin, 05 Juni 2023 siang hari di lokasi tegalan Karang, warga masyarakat berdatangan dan berkumpul untuk memanjatkan puji syukur kepada Sang Pencipta atas nikmat sehat, sembuh dari sakit, syukur hasil panen, syukur hasil peternakan, dan lainnya.

Tradisi nyadran ini dilaksanakan setiap menjelang kegiatan rasulan dan setelah masa panen. 

Masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut datang dengan membawa makanan dan sedekah.

Setelah selesai memanjakan doa, kemudian berkumpul membentuk lingkaran untuk dibagikan nasi dan ingkung dengan menggunakan piring dari daun pisang dan menyantap makanan bersama-sama.

Petilasan Mbah Karang ini mengandung makna sejarah yang berarti bagi empat Padukuhan di Kalurahan Tepus. Yang terdiri dari Padukuhan Walangan, Kanigoro, Dongsari, dan Pacungan, keempat Padukuhan tersebut terkenal dengan sebutan blok Dloko.

Dukuh Walangan (Surismanto) menyampaikan sejarah sesuai cerita dari nenek moyang bahwa nama Padukuhan Dloko terinspirasi saat Mbah Karang sedang bertapa di lokasi petilasan tersebut (sekarang termasuk wilayah tegalan Padukuhan Walangan) dan mendapat wangsit bahwa akan ada pedesaan di sisi utara. Sambil mendengarkan suara baling-baling kayu yang menghadap ke utara dan berbunyi "Dlok...Dlok...Dlok...", sehingga dinamakan Dloko.

Sebagai petilasan leluhur, disitulah kesadaran masyarakat dibutuhkan untuk menjaga tegalan Karang sehingga nantinya dapat dikenalkan kepada generasi penerus dan diakui sebagai penghormatan terhadap adat istiadat.

 

 

Kontributor : Rismel

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial