Pangripta Kalurahan Tepus Ikuti Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender

21 Juli 2026 15:18:35 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Bayu Susilo selaku Pangripta Kalurahan Tepus mengikuti Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Tingkat Kalurahan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Sekretariat Daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat kalurahan dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan.

Pelatihan menghadirkan narasumber Amin Nurohmah, M.Sc. yang menyampaikan materi mengenai konsep dasar gender, kesetaraan dan keadilan gender, serta strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam perencanaan pembangunan. Peserta memperoleh pemahaman mengenai perbedaan antara jenis kelamin (seks) yang bersifat kodrati dengan gender yang merupakan konstruksi sosial dan budaya.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pembangunan yang responsif gender bertujuan memastikan seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, memperoleh akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dari hasil pembangunan. Pembangunan juga harus memperhatikan kelompok rentan, seperti perempuan, anak, penyandang disabilitas, masyarakat miskin, serta kelompok marginal lainnya.

Selain itu, workshop menegaskan pentingnya penerapan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang lebih efektif, akuntabel, inklusif, dan berkeadilan. Melalui PPRG, setiap program dan kegiatan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih tepat dengan mempertimbangkan kondisi serta tantangan yang dihadapi oleh berbagai kelompok masyarakat.

Materi yang disampaikan juga mengulas dasar hukum pelaksanaan Pengarusutamaan Gender, mulai dari tingkat nasional hingga daerah, termasuk Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah. Peserta turut dibekali pemahaman mengenai penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Action Budget (GAB) sebagai instrumen untuk mengintegrasikan perspektif gender ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran.

Melalui keikutsertaan Bayu Susilo dalam pelatihan ini, diharapkan Pemerintah Kalurahan Tepus semakin mampu menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan responsif gender sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial