Pelatihan Perdana Desa Preneur Model Blangkon Tahap Penumbuhan Diikuti 30 Pelaku UMKM

03 Juli 2023 18:34:00 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Bertempat di Pendopo Kalurahan Tepus pada tanggal 03-05 Juli 2023 akan dilaksanakan Pelatihan Desa Preneur Model Blangkon tahap Penumbuhan. Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 orang pelaku UMKM dari Kalurahan Tepus.

Dalam rangka menjembatani problematika pemberdayaan UMKM di pedesaan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi UKM DIY berupaya mengembangkan skema pendampingan berbasis wilayah yang dikenal sebagai Desa Preneur. Dengan narasumber Imam Syafei asal Kulonprogo. 

Desa Preneur merupakan salah satu program unggulan dari Dinas Koperasi dan UKM DI Yogyakarta yang didanai menggunakan Dana Keistimewaan. Desa Preneur sendiri merupakan desa yang memiliki kemampuan untuk menumbuhkan unit-unit usaha skala desa, yang diusahakan oleh warga desa itu sendiri melalui penguatan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha, peningkatan mutu produk/jasa, nilai tambah, dan daya saing dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian desa dan tercapainya kesejahteraan hidup warga.

Sejak tahun 2021 pengembangan Desa Preneur menggunakan dua model yakni Model Giriloji (Gemah Ripah Loh Jinawi) dan Model Blangkon (Bermuatan Lokal, Bersaing Global, dan Berbasis Komunal)

Blangkon merupakan tutup kepala yang dibuat dari kain batik dan digunakan oleh kaum pria sebagai bagian dari pakaian tradisional jawa. Secara makna blangkon merupakan simbol pertemuan antara jagad alit (microcosmos) dan jagad gedhe (macrocosmos). Blangkon mengisyaratkan jagad gedhe, sedangkan kepala yang ditumpanginya mengisyaratkan jagad alit. Dalam konteks pengembangan Desa Preneur dengan model pendampingan bisnis produk unggulan lokal desa blangkon, entitas usaha di desa dalam hal ini pelaku UMKM merupakan jagad alit yang harus mampu menunjukkan eksistensinya dan mampu bersaing ke jagad gedhe  atau pasar global . (sumber : satoeasa.com)

Tidak hanya sebatas cara pembuatan produk yang berkualitas, namun juga melatih kreatifitas serta mempelajari bagaimana cara yang lebih efektif untuk mempromosikan pruduk-produk yang ada sehingga dapat diterima masyarakat. Dengan begitu, maka kedepan produk-produk hasil karya masyarakat di wilayahnya akan memiliki kualitas yang jauh lebih baik, sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk selalu berkunjung ke Kalurahan Tepus dan membantu perekonomian Pelaku UMKM yang ada di Kalurahan Tepus.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial