Wayang Wong : Warisan Budaya Tontonan Mengandung Tuntunan
10 Desember 2023 11:51:59 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Wayang Wong merupakan drama tari tradisional Jawa yang ditampilkan dengan kostum rumit, gerakan ekspresif, dan diiringi musik gamelan. Bentuk kesenian tradisional ini merupakan perpaduan antara tari, drama, dan musik, dan sering kali menggambarkan kisah-kisah seperti Ramayana dan Mahabharata. Para pemain Wayang Wong menggunakan topeng dan kostum yang rumit untuk menggambarkan berbagai karakter, dan gerakan mereka bercirikan keanggunan dan ketepatan.
Pertunjukan khas Wayang Wong melibatkan sekelompok penari yang diiringi oleh pemusik yang memainkan alat musik tradisional Jawa seperti gamelan. Para penari mengambil peran karakter yang berbeda dan memerankan sebuah cerita, sering kali menggabungkan koreografi yang kompleks dan gerakan dramatis. Pertunjukan biasanya diadakan di panggung, memberikan pengalaman visual bagi penonton.
Ini juga berfungsi sebagai sarana menghibur dan mendidik masyarakat tentang narasi sejarah dan mitologi, sekaligus menyampaikan pesan moral dan etika melalui pertunjukannya. Pentingnya Wayang Wong sebagai warisan budaya terletak pada kemampuannya menghubungkan masyarakat dengan kekayaan tradisi, memberikan gambaran sekilas tentang kepercayaan dan praktik masa lalu. Dimasukkannya Wayang Wong dalam perayaan budaya di Stone Valley Heha Pantai Poktunggal Kalurahan Tepus Kapanewon Tepus Kabupaten Gunungkidul merupakan contoh komitmen untuk menampilkan dan menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya lokal (09/12/2023).
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Cek Progress Pembangunan, Kalurahan Tepus Dorong Pengembangan Pantai Beling
- SMP Sanjaya, Sekolah Bersejarah yang Melahirkan Banyak Tokoh di Tepus itu Akhirnya Ditutup
- SMP Sanjaya Blekonang Akan Mengakhiri Operasional, Pemanfaatan Aset Dibahas Bersama
- Sanggar Seni Gagat Rino Ikuti Kegiatan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak
- Warga Padukuhan Pacungan Aktifkan IKD di Balai Padukuhan Pada Malam Hari
- Pisah Sambut Babinsa Bersama Pemkal, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Kalurahan
- Lurah Tepus Lakukan Monitoring Lapangan Rencana Pembangunan Dudukan Water Torn di Padukuhan Pudak
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Sugeng Rawuh
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |













