Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Gelombang Pasang di Desa Wisata Tepus
26 April 2024 13:39:23 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Hari ini, pada tanggal 26 April 2024, Desa Wisata Tepus memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2024 dengan mengadakan simulasi kesiapsiagaan bencana gelombang pasang air laut di Pantai Indrayanti, Kalurahan Tepus. Instruksi dari BPBD DIY dan Bupati Gunungkidul telah dijalankan dengan melibatkan berbagai unsur di Kalurahan Tepus untuk mensukseskan acara tersebut. Dalam acara juga turut hadir Panewu Tepus membersamai rangkaian simulasi, sekaligus memberikan arahan dan bimbingan kepada peserta.
Pengelola Desa Wisata Tepus menjalin kerja sama dengan Lurah Tepus, kelompok Kaltana Tepus, Tim SAR, dan Pokdarwis dalam rangka menyelenggarakan simulasi tersebut. Tujuan utama dari simulasi ini adalah untuk menggambarkan peristiwa terjadinya gelombang tinggi yang mengharuskan dilakukannya evakuasi demi keselamatan pengunjung pantai.
Simulasi ini juga melatih serta meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak terhadap ancaman bencana alam yang bisa terjadi kapan saja. Dengan simulasi diharapkan setiap individu dalam kelompok Kaltana, pengurus destinasi wisata, dan pemerintah setempat dapat berkolaborasi dengan baik dan terbiasa tanggap terhadap suatu peristiwa darurat. Melalui kerjasama lintas sektor dan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana alam dengan respons yang cepat dan efektif. Acara ini juga didokumentasikan oleh tim dokumentasi agar menjadi bukti kegiatan dan bahan edukasi masyarakat nantinya saat dipublikasikan.
Alur kesiapsiagaan bencana yang disimulasikan dimulai dengan adanya laporan dari pengunjung yang menginformasikan adanya ancaman terhadap keselamatan mereka saat sedang berwisata. Laporan tersebut kemudian disusul dengan informasi mengenai gelombang pasang dan himbauan dari Tim SAR. Selanjutnya, Pengelola Desa Wisata memulai koordinasi dengan Lurah dan Kaltana untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Kaltana, sebagai salah satu unsur yang terlibat, bertanggung jawab untuk melakukan evakuasi terhadap para pengunjung pantai. Mereka melakukan langkah-langkah evakuasi yang telah dipersiapkan sebelumnya dalam rangka mengamankan pengunjung dari ancaman gelombang pasang yang terjadi.
Dengan adanya kerjasama antara semua unsur yang terlibat, simulasi kesiapsiagaan bencana gelombang pasang air laut di Desa Wisata Tepus dapat dilaksanakan dengan sukses. Pelaksanaan simulasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, terutama di daerah pantai yang rentan terhadap ancaman gelombang pasang.
Semoga melalui kegiatan simulasi ini, masyarakat dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat serta mampu melindungi diri mereka sendiri dan orang lain saat terjadi bencana.
Selamat memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana! Salam Tangguh Bencana : Tanggap, Tangkas, Tangguh.
Selamat kepada Desa Wisata Tepus atas keberhasilan pelaksanaan simulasi kesiapsiagaan bencana gelombang pasang air laut yang menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Birokrasi, Kaur Danarta Ikuti Bimtek Aplikasi SINKAL DIY
- Latih Keberanian dan Kemandirian, Siswa-Siswi TK PKK Blekonang Tampil dalam Acara Pentas Kesenian
- Pentas Kethoprak Suryo Budoyo Tutup Rangkaian Kegiatan Bersik Telaga Kalen Blekonang Tahun 2026
- Bertemu dengan Lurah Tepus, Mahasiswi UNS Akan Lakukan Penelitian Sebagai Bahan Skripsi
- Lurah Tepus Serahkan Dukungan Dana Kegiatan dalam Puncak Acara Bersih Telaga Kalen
- Ketua Desa Wisata Tepus Ikuti Bimtek Pembuatan Event Batch 5 Dinas Pariwisata DIY
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus Bahas Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Sugeng Rawuh
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |













