Mengenal Tradisi Pasang Krapyak Menjelang Rasulan

20 Mei 2024 06:11:43 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - 19/05/2024, Di Kalurahan Tepus, tradisi pasang krapyak menjadi momen pelestarian adat yang sangat dijunjung tinggi oleh warga masyarakat, khususnya para pinisepuh. Sehari sebelum perayaan rasulan, Padukuhan mempersembahkan serangkaian kegiatan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan leluhur mereka. Salah satunya terjadi di Padukuhan Ngasem dan Singkil, di mana pohon besar menjadi simbol kearifan lokal yang dijaga dengan penuh kehormatan. Para masyarakat dengan penuh kebanggaan membersihkan area sekitar pohon, mengganti mori putih yang melingkupinya, dan memasang krapyak (pagar ayu) sebagai tanda kekayaan budaya yang harus dijaga dengan sepenuh hati.

Ritual pasang krapyak yang dilakukan setiap tahun itu memiliki tujuan mulia, yaitu untuk memelihara serta melestarikan warisan leluhur berupa pohon besar yang dianggap sebagai pengayom dan pelindung. Satu kegiatan yang tidak kalah penting adalah angslahan kajad, di mana setiap orang yang memiliki harapan atau keinginan tertentu memberikan katresnan berupa panjang ilang dan kain mori atau kacu untuk dipasang dengan hormat di sekeliling pohon suci tersebut. Setelah kegiatan tersebut selesai, dilanjutkan dengan tradisi genduri. Genduri dengan sajian nasi tumpeng dan ayam ingkung, pemimpin doa membacakan doa bersama yang berkaitan dengan tradisi rangkaian acara rasulan dan mengharap keberkahan dari Sang Pencipta. 

Melalui kegiatan-kegiatan sakral ini, masyarakat tidak hanya menjaga akar budaya yang kaya, tetapi juga menunjukkan rasa hormat dan cinta mereka kepada nenek moyang serta lingkungan sekitar. Semangat gotong royong dan kearifan lokal yang tercermin dalam upacara tradisional ini menjadi tonggak penting dalam membangun kekuatan bersama serta mempererat tali persaudaraan di tengah dinamika modernisasi yang terus berkembang.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial