Makna dan Filosofi Tema dan Logo HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia
maz_yon 25 Juli 2025 18:34:08 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan tema Hari Peringatan Kemerdekaan ke-80 RI di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2025).
Tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI yang diperingati pada 17 Agutus 2025 ini adalah "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju".
Sementara itu, logo HUT ke-80 RI berbentuk angka delapan dan nol berwarna merah putih.
Kemudian, dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan bahwa tema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju” dipilih karena selaras dengan visi besar negara dan mewakili arah perjuangan bangsa. Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia ingin selalu menjadi negara yang besar tetapi tetap mengedepankan Bhinneka Tunggal Ika atau berbeda-beda tapi satu.
Selain itu, menurut Prabowo, tema tersebut sejalan dengan keinginan Indonesia menjadi negara yang makmur. “Kita tidak ingin menjadi negara yang miskin. Kita tidak ingin memiliki saudara kita yang kepalapan. Karena itu, kita tidak hanya ingin berdaulat, kita harus sejahtera,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menjelaskan filosofi dari logo angka 80 dalam logo HUT RI tahun 2025. Prabowo menjelaskan bahwa desain logo angka 80 secara filosofis menjadi simbol pemersatu. Sebab, menampilkan bentuk angka delapan dan nol yang saling terhubung tanpa ujung tidak terputus atau infinity. “Bentuk ini melambangkan bahwa persatuan sebagai dasar dari kesatuan adalah manifestasi kesejahteraan rakyat dan upaya menggapai cita-cita bangsa menuju Indonesia maju yang tak pernah putus,” kata Prabowo.
Artikel ini dikutip dari : https://nasional.kompas.com/read/2025/07/23/17075711/makna-hingga-filosofi-tema-dan-logo-hut-ke-80-ri?page=all.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Tradisi Rasulan Padukuhan Ngasem
- Selain Rasulan Ngasem-Singkil, Lurah Tepus Lanjut Hadir Dalam Adat Nyadran Mbah Panjer
- Sri Mulih, Lakon Wayang Ruwatan Rasulan Singkil-Ngasem, Inilah Makna yang Terkandung di Dalamnya!
- Lurah Bersama Pamong Hadir Dalam Rasulan Singkil dan Ngasem, Maknai Adat Warisan Leluhur
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus, Lurah Ingatkan Penarikan PBB dan Disiplin Kehadiran
- From EQUALITY TO EQUITY : Edukasi Gender Sebagai Upaya Penghapusan Diskriminasi
- Sebelum Adat Rasulan, Warga Singkil Ngasem Gelar Ritual Adat Bersik Telaga Tlempek
Komentar Terkini
-
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB -
Yosa Hartoyo
Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
30 April 2026 22:29:31 WIB -
Anova
Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
27 April 2026 20:02:04 WIB -
Mei nurtanti
Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
04 April 2026 07:07:12 WIB -
Suhardi
Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
18 Januari 2026 05:08:06 WIB -
Sunoto
Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
04 Januari 2026 23:20:09 WIB -
Alika Avilia
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
02 Januari 2026 09:05:23 WIB -
Kuwatin
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
06 Oktober 2025 12:36:58 WIB -
Elida
Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
02 Oktober 2025 23:14:29 WIB -
Ismail Ibrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
23 September 2025 07:57:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











