Waspadai Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Wilayah Kalurahan Tepus Dalam Beberapa Hari
29 Juli 2025 06:34:51 WIB
sumber : https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/34.03.07.2004
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - dalam dua hari ini cuaca buruk melanda wilayah selatan Kabupaten Gunungkidul, termasuk Kalurahan Tepus. Potensi terjadinya hujan disertai angin kencang patut diwaspadai oleh masyarakat.
Baca juga : BMKG Yogyakarta: Potensi Hujan Ringan di Wilayah DIY, Termasuk Gunungkidul Bagian Selatan
https://desatepus.gunungkidulkab.go.id/first/artikel/5827
Masyarakat yang bekerja sebagian besar sebagai petani di ladang, banyak berada di bawah pohon-pohon yang mungkin saja bisa patah atau tumbang. Hal ini tentu akan membahayakan keselamatan.
Kategori kecepatan angin cuaca umumnya diklasifikasikan menggunakan Skala Beaufort, yang membagi angin menjadi 11 kategori dari angin tenang hingga topan, berdasarkan besar nilai kecepatan anginnya.
Selain itu, terdapat juga kategori kecepatan angin yang lebih praktis untuk pemahaman sehari-hari, seperti angin ringan (0–10 km/jam), angin sedang (11–30 km/jam), angin kuat (31–60 km/jam), dan angin ekstrem (di atas 60 km/jam).
Cuaca ini juga berpengaruh bagi petani yang sampai saat ini masih panen ketela. Tidak adanya panas matahari dan turunnya hujan menjadikan ketela tidak bisa kering yang akan akan membuat ketela menjadi hitam dan tentu saja berpengaruh pada nilai jual.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
- Bank BPD DIY Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih 30 Tangki untuk Tiga Padukuhan di Kalurahan Tepus
- UGM Gelar Bakti Sosial di Padukuhan Pudak, Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
- BKSDA DIY Kunjungi Kalurahan Tepus, Dalami Dugaan Serangan Hewan Liar terhadap Ternak Warga
- Ulasan Redaksi : Serangan kepada Hewan Ternak (KEMBALI) Terjadi. Belum Ada Kepastian Penyebabnya.
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










