Potong Tumpeng, Simbol Kebersamaan dan Sinergitas Pemerintahan Kalurahan Tepus
maz_yon 03 Oktober 2025 23:17:30 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Malam Tirakatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul di Kalurahan Tepus semakin istimewa dengan adanya prosesi pemotongan tumpeng. Tumpeng yang menjadi lambang rasa syukur sekaligus kebersamaan itu dipotong oleh Lurah Tepus, Hendro Pratopo, S.IP.
Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Sugeng Riyanto, S.IP, selaku Ketua Bamuskal Kalurahan Tepus. Prosesi ini bukan sekadar seremonial, namun sarat makna. Ia menjadi simbol sinergitas dan keharmonisan hubungan antara Pemerintah Kalurahan dengan lembaga Bamuskal, yang selama ini berperan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam sambutannya, Lurah Tepus menegaskan bahwa kebersamaan antara pamong, lembaga, dan masyarakat merupakan kunci utama bagi kemajuan Kalurahan. “Melalui momentum Hari Jadi Gunungkidul, mari kita perkuat sinergi, menjaga persatuan, dan melangkah bersama demi kesejahteraan masyarakat Tepus,” ungkapnya.
Suasana penuh rasa syukur dan kekeluargaan tampak menyelimuti acara tirakatan. Dengan iringan doa serta dukungan masyarakat, diharapkan semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga, sehingga Kalurahan Tepus mampu berkontribusi lebih besar bagi Gunungkidul.
Pemotongan tumpeng malam itu menjadi penanda, bahwa semangat gotong royong dan persatuan tetap hidup di Kalurahan Tepus, selaras dengan nilai-nilai luhur Hari Jadi Gunungkidul.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Tradisi Rasulan Padukuhan Ngasem
- Selain Rasulan Ngasem-Singkil, Lurah Tepus Lanjut Hadir Dalam Adat Nyadran Mbah Panjer
- Sri Mulih, Lakon Wayang Ruwatan Rasulan Singkil-Ngasem, Inilah Makna yang Terkandung di Dalamnya!
- Lurah Bersama Pamong Hadir Dalam Rasulan Singkil dan Ngasem, Maknai Adat Warisan Leluhur
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus, Lurah Ingatkan Penarikan PBB dan Disiplin Kehadiran
- From EQUALITY TO EQUITY : Edukasi Gender Sebagai Upaya Penghapusan Diskriminasi
- Sebelum Adat Rasulan, Warga Singkil Ngasem Gelar Ritual Adat Bersik Telaga Tlempek
Komentar Terkini
-
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB -
Yosa Hartoyo
Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
30 April 2026 22:29:31 WIB -
Anova
Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
27 April 2026 20:02:04 WIB -
Mei nurtanti
Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
04 April 2026 07:07:12 WIB -
Suhardi
Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
18 Januari 2026 05:08:06 WIB -
Sunoto
Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
04 Januari 2026 23:20:09 WIB -
Alika Avilia
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
02 Januari 2026 09:05:23 WIB -
Kuwatin
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
06 Oktober 2025 12:36:58 WIB -
Elida
Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
02 Oktober 2025 23:14:29 WIB -
Ismail Ibrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
23 September 2025 07:57:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |









