Umat Katolik Kapel Santo Yusup Blekonang Laksanakan Ibadat Minggu Palma
maz_yon 28 Maret 2026 22:59:02 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) — Umat Katolik di wilayah Blekonang dan sekitarnya melaksanakan Ibadat Minggu Palma pada Sabtu malam (28/03/2026) di Kapel Santo Yusup Blekonang. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh puluhan umat yang hadir untuk memulai rangkaian Pekan Suci.
Ibadat dipimpin oleh Rm. Yohanes Triwidianto, Pr., yang dalam homilinya menyampaikan makna mendalam dari perayaan Minggu Palma. Ia menjelaskan bahwa Minggu Palma merupakan peringatan masuknya Yesus ke Yerusalem yang disambut dengan sorak-sorai dan lambaian daun palma oleh umat.
“Minggu Palma mengajak kita untuk merenungkan sikap iman yang setia. Daun palma yang kita bawa melambangkan kemenangan, namun juga menjadi pengingat bahwa perjalanan iman tidak selalu mudah, seperti yang dialami Yesus dalam sengsara-Nya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak umat untuk tidak hanya merayakan secara simbolis, tetapi juga menghayati nilai kerendahan hati, pengorbanan, dan kesetiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana ibadat berlangsung penuh kekhusyukan, diawali dengan prosesi pemberkatan daun palma, dilanjutkan dengan liturgi sabda dan doa bersama. Umat tampak mengikuti seluruh rangkaian ibadat dengan tertib dan penuh penghayatan.
Dengan terselenggaranya ibadat ini, umat Katolik di Blekonang diharapkan semakin mempersiapkan diri secara rohani dalam menyambut perayaan Paskah, yang merupakan puncak iman Kristiani.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Tradisi Rasulan Padukuhan Ngasem
- Selain Rasulan Ngasem-Singkil, Lurah Tepus Lanjut Hadir Dalam Adat Nyadran Mbah Panjer
- Sri Mulih, Lakon Wayang Ruwatan Rasulan Singkil-Ngasem, Inilah Makna yang Terkandung di Dalamnya!
- Lurah Bersama Pamong Hadir Dalam Rasulan Singkil dan Ngasem, Maknai Adat Warisan Leluhur
- Apel Rutin Pamong Kalurahan Tepus, Lurah Ingatkan Penarikan PBB dan Disiplin Kehadiran
- From EQUALITY TO EQUITY : Edukasi Gender Sebagai Upaya Penghapusan Diskriminasi
- Sebelum Adat Rasulan, Warga Singkil Ngasem Gelar Ritual Adat Bersik Telaga Tlempek
Komentar Terkini
-
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB -
Yosa Hartoyo
Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
30 April 2026 22:29:31 WIB -
Anova
Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
27 April 2026 20:02:04 WIB -
Mei nurtanti
Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
04 April 2026 07:07:12 WIB -
Suhardi
Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
18 Januari 2026 05:08:06 WIB -
Sunoto
Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
04 Januari 2026 23:20:09 WIB -
Alika Avilia
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
02 Januari 2026 09:05:23 WIB -
Kuwatin
Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
06 Oktober 2025 12:36:58 WIB -
Elida
Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
02 Oktober 2025 23:14:29 WIB -
Ismail Ibrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
23 September 2025 07:57:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











