Wahyu Slogohimo : gambaran perjuangan manusia dalam mencari kemuliaan hidup dan kepemimpinan

maz_yon 30 Mei 2026 06:13:22 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Dalam pagelaran wayang kulit dalam rangka Rasulan Tepus tadi malam, dalang Ki Kuat Hadi Samono mengambil lakon Wahyu Slogohimo. Lakon wayang kulit “Wahyu Slogohimo” merupakan salah satu lakon carangan yang berkembang di masyarakat Jawa, khususnya dalam tradisi pedalangan yang mengangkat tema turunnya wahyu atau petunjuk ilahi kepada seorang pemimpin. Walaupun referensi tertulis mengenai lakon ini tidak sebanyak lakon pakem Mahabharata atau Ramayana, beberapa sumber tentang lakon “wahyu” dalam pewayangan menunjukkan pola cerita yang serupa, yaitu mengenai pencarian pemimpin yang bijaksana, berwatak luhur, dan mampu membawa ketenteraman bagi rakyat.

Secara umum, kisah “Wahyu Slogohimo” menceritakan tentang turunnya sebuah wahyu atau anugerah agung dari kahyangan yang diperebutkan oleh banyak tokoh ksatria. Wahyu tersebut dipercaya dapat memberikan kewibawaan, kekuatan batin, dan legitimasi kepemimpinan kepada siapa pun yang berhasil menerimanya. Para tokoh yang haus kekuasaan berusaha memperoleh wahyu dengan cara kekerasan, tipu daya, maupun ambisi pribadi. Namun dalam perjalanan cerita, wahyu justru mendekat kepada tokoh yang memiliki hati bersih, sabar, jujur, serta mengutamakan kepentingan rakyat dibanding kepentingan diri sendiri.

Dalam pakeliran, konflik biasanya melibatkan pertentangan antara golongan angkara murka dengan ksatria berbudi luhur. Kehadiran para punakawan seperti Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong menjadi penyeimbang cerita melalui nasihat, kritik sosial, sekaligus humor khas pewayangan. Nilai utama yang disampaikan adalah bahwa kekuasaan sejati bukan diperoleh melalui keserakahan, melainkan melalui laku prihatin, kebijaksanaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“ untuk mencapai kedudukan dan kemuliaan tertinggi dalam hidup (simbolisasi Wahyu Slogohimo), seseorang harus melalui ujian batin yang berat dan memiliki hati yang bersih”
— Filosofi

Makna filosofis lakon ini sejalan dengan banyak lakon “wahyu” dalam tradisi wayang Jawa, seperti “Wahyu Cakraningrat”, “Wahyu Makutharama”, maupun “Wahyu Katentreman”, yang menempatkan wahyu sebagai simbol amanah kepemimpinan dan tuntunan moral dari Tuhan.

Makna filosofis lakon ini sejalan dengan banyak lakon “wahyu” dalam tradisi wayang Jawa, seperti “Wahyu Cakraningrat”, “Wahyu Makutharama”, maupun “Wahyu Katentreman”, yang menempatkan wahyu sebagai simbol amanah kepemimpinan dan tuntunan moral dari Tuhan

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
  • Yosa Hartoyo
    Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
    30 April 2026 22:29:31 WIB
  • Anova
    Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
    27 April 2026 20:02:04 WIB
  • Mei nurtanti
    Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
    04 April 2026 07:07:12 WIB
  • Suhardi
    Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
    18 Januari 2026 05:08:06 WIB
  • Sunoto
    Selamat menjalankan tugas,sebagai dukuh kanigoro,n...baca selengkapnya
    04 Januari 2026 23:20:09 WIB
  • Alika Avilia
    Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
    02 Januari 2026 09:05:23 WIB
  • Kuwatin
    Jaga kesehatan dimasa pensiun...baca selengkapnya
    06 Oktober 2025 12:36:58 WIB
  • Elida
    Saya ibu tunggal dengan 2 anak yang satu bekerja d...baca selengkapnya
    02 Oktober 2025 23:14:29 WIB
  • Ismail Ibrahim
    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pe...baca selengkapnya
    23 September 2025 07:57:41 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial