Trah Mbah Gondo dan Mbah Ponco Kembali Adakan Larungan Bulan Suro di Pantai Somandeng

maz_yon 19 Juni 2026 13:12:56 WIB

Para peserta Larungan termasuk Lurah Tepus dan Pamong Kalurahan berkumpul di Wedi Bedah, Pantai Sundak Timur, sebelum dilaksanakan ritual larungan di Pantai Somandeng, Kamis (18/06/2026)  (c) Dok. Kalurahan Tepus

TEPUS (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Trah Mbah Gondo dan Mbah Ponco kembali menggelar tradisi Larungan Bulan Suro di kawasan Pantai Somandeng pada Kamis malam (18/06/2026). Kegiatan yang telah menjadi tradisi turun-temurun tersebut berlangsung khidmat dengan melibatkan keluarga besar trah, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Prosesi diawali di kawasan Wedi Bedah, Sundak Timur, sebagai tempat pelaksanaan doa dan persiapan sesaji yang akan dilarung. Setelah itu, rombongan bergerak menuju Pantai Somandeng untuk melaksanakan prosesi larungan sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus doa memohon keselamatan dan keberkahan.

Pementasan tayuban di pasir Pantai Somandeng, saat dilangsungkannya larungan di tempat tersebut  (c) Dok. Kalurahan Tepus

Dalam pelaksanaannya, tradisi ini juga tetap mempertahankan unsur budaya yang menjadi bagian penting dari rangkaian acara, yakni pementasan tayuban yang secara turun-temurun menjadi syarat dan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Larungan Bulan Suro oleh Trah Mbah Gondo dan Mbah Ponco.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Lurah Tepus beserta jajaran Pamong Kalurahan Tepus yang ikut mengikuti rangkaian prosesi dari awal hingga akhir. Kehadiran pemerintah kalurahan menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, dan kearifan lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.

Setelah prosesi larungan selesai dilaksanakan, seluruh peserta kembali menuju Wedi Bedah untuk mengikuti kenduri selamatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, serta harapan agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan dan kesejahteraan.

Melalui pelaksanaan Larungan Bulan Suro ini, masyarakat berharap nilai-nilai budaya warisan leluhur tetap terjaga dan dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya Kalurahan Tepus.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
  • Yosa Hartoyo
    Sy 61 thn duda tanpa anak tinggal di Karang Tengah...baca selengkapnya
    30 April 2026 22:29:31 WIB
  • Anova
    Terimakasih banyak kepada Kalurahan Tepus atas res...baca selengkapnya
    27 April 2026 20:02:04 WIB
  • Mei nurtanti
    Saya tinggal d rusunawa 1 begalon,panularan ,lawey...baca selengkapnya
    04 April 2026 07:07:12 WIB
  • Suhardi
    Selamat bertugas semoga masyarat Kanigoro sejahter...baca selengkapnya
    18 Januari 2026 05:08:06 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial