Pembinaan Petugas Pemungut Retribusi Kalurahan, Hadirkan Berbagai Narasumber
maz_yon 11 Agustus 2026 22:43:23 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id),Selasa (11 Agustus 2026) — Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Sekretariat Daerah (Setda) bersama Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan pembinaan bagi petugas pemungut retribusi kalurahan. Kegiatan berlangsung di Ruang Perpustakaan Bintang Pustaka Kalurahan Tepus.
Kegiatan tersebut mengangkat persoalan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berpotensi terjadi dalam pelaksanaan pemungutan retribusi di sejumlah tempat retribusi wisata kawasan pantai selatan Gunungkidul. Pembinaan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman, integritas, serta pengawasan dalam pelaksanaan pemungutan retribusi wisata.
Peserta kegiatan terdiri atas petugas pemungut retribusi dari empat kalurahan, yaitu Kalurahan Tepus, Sidoharjo, Ngestirejo, dan Banjarejo. Selain petugas pemungut retribusi, turut diundang Panewu dari Kapanewon Tepus dan Tanjungsari serta Lurah dari keempat kalurahan tersebut.
Berbagai narasumber dari unsur Pemerintah Kabupaten Gunungkidul turut memberikan materi sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Narasumber dari Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul menyampaikan materi dari sisi penguatan pengawasan. Penekanan diberikan pada pentingnya pelaksanaan tugas sesuai ketentuan, tertib administrasi, serta menghindari berbagai tindakan yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran.
Sementara itu, narasumber dari Disparekrafpora Kabupaten Gunungkidul, yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas, memaparkan sejumlah kasus pelanggaran yang ditemukan dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) di lapangan. Berbagai temuan tersebut menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan pemungutan retribusi wisata dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Materi berikutnya disampaikan oleh narasumber dari DPMKP2KB Kabupaten Gunungkidul yang menekankan pentingnya penguatan moral dalam menjalankan pekerjaan. Setiap petugas diharapkan dapat bekerja dengan hati yang baik dan ikhlas, sehingga niat untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan dapat diminimalisir.
Dari unsur Satpol PP Kabupaten Gunungkidul, disampaikan penegasan mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), khususnya yang berkaitan dengan penegakan Peraturan Daerah. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan penegakan Perda tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum.
Kegiatan pembinaan berlangsung secara terbuka dan interaktif. Dalam sesi tanya jawab, berbagai usulan, masukan, serta saran disampaikan oleh peserta. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mencari solusi dan langkah perbaikan terhadap pelaksanaan pemungutan retribusi wisata di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas pemungut retribusi dapat semakin memahami tanggung jawabnya, meningkatkan integritas dalam bekerja, serta melaksanakan pemungutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perbaikan tata kelola pemungutan retribusi tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas di lapangan, tetapi membutuhkan dukungan dan pengawasan bersama dari pemerintah daerah, pemerintah kalurahan, serta seluruh pihak yang terlibat. Dengan pengelolaan yang semakin tertib dan transparan, potensi kebocoran PAD dapat ditekan dan penerimaan daerah dari sektor pariwisata dapat dioptimalkan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pembinaan Petugas Pemungut Retribusi Kalurahan, Hadirkan Berbagai Narasumber
- Diskusi dan Koordinasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
- Telkomsel Berpartisipasi Meriahkan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kalurahan
- Bintang Pustaka Kalurahan Tepus Ikuti Rakor Persiapan Lapak Literasi Festival Literasi Gunungkidul
- Polres Gunungkidul Salurkan Bantuan Air Bersih dan 25 Paket Sembako untuk Warga Pudak
- Lurah Tepus Hadiri Workshop Penguatan Pemerintah Kalurahan dalam Peningkatan Program Kesehatan Jiwa
- Program yang Masuk ke Kalurahan
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Sugeng Rawuh
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |














