Rakor Monev Pemberdayaan Kapanewon Tepus: Evaluasi Serapan Dana Desa hingga Pengawasan Bamuskal

maz_yon 28 September 2026 21:53:22 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) — Kapanewon Tepus menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Rakor Monev) Pemberdayaan, sebuah forum rutin yang diinisiasi oleh Jawatan Kemakmuran (Senin, 28/06/2026). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi lima kalurahan di wilayah Tepus untuk mengevaluasi capaian program pemberdayaan masyarakat.

Rakor yang berlangsung di Aula Kapanewon Tepus ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan di tingkat kalurahan, mulai dari Lurah, Carik, Ulu-Ulu, Ketua Bamuskal, hingga Direktur Bumkal. Kehadiran para pengambil kebijakan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan kalurahan.

Tiga Fokus Evaluasi

Dalam agenda rakor kali ini, terdapat tiga hal utama yang menjadi sorotan evaluasi. Pertama, serapan realisasi kegiatan Dana Desa, yang menjadi indikator utama efektivitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di tingkat kalurahan. Kedua, progress program ketahanan pangan yang dijalankan melalui unit usaha Bumkal, sejalan dengan kebijakan nasional yang mewajibkan alokasi minimal 20 persen Dana Desa untuk ketahanan pangan. Ketiga, fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Bamuskal sebagai badan permusyawaratan di tingkat kalurahan.

Setelah mendengarkan paparan dari Pendamping Desa, masing-masing kalurahan diminta menyampaikan tanggapan dan informasi terkait ketiga aspek tersebut. Forum ini menjadi ruang dialog konstruktif untuk mengidentifikasi kendala lapangan sekaligus merumuskan langkah perbaikan ke depan.

Sambutan Panewu

Panewu Tepus, Irwan Triwibowo, S.Sos.MM, memberikan sambutan dalam forum tersebut. Dalam kapasitasnya sebagai pemimpin wilayah, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kalurahan, Bamuskal, dan Bumkal dalam memastikan setiap program pemberdayaan berjalan tepat sasaran. Beliau dikenal sebagai figur yang aktif mendorong kolaborasi lintas sektor di wilayah Tepus. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi sebagai instrumen pendampingan, bukan sekadar formalitas administratif.

Pemberdayaan di Tepus

Kegiatan Rakor Monev ini merupakan bagian dari agenda rutin bulanan yang telah berjalan. Forum serupa sebelumnya digelar pada bulan sebelumnya dengan fokus serupa, menghadirkan lima kalurahan untuk melaporkan perkembangan realisasi program pemberdayaan.

Di Kalurahan Tepus sendiri, program ketahanan pangan melalui Bumkal telah menunjukkan progres nyata. BUMKal BUMDesa Punokawan, misalnya, telah merealisasikan program kerjasama budidaya kambing dengan sistem gadhuh yang menjangkau 12 padukuhan. Program ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana unit usaha kalurahan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal.

Harapan Tindak Lanjut

Rakor ditutup dengan sesi diskusi yang menghasilkan sejumlah penekanan tindak lanjut. Setiap kalurahan diharapkan terus meningkatkan kinerja serta menyempurnakan laporan bulanan sesuai standar Kapanewon. Evaluasi rutin semacam ini dipandang krusial untuk memastikan sinergi program tetap terjaga dan kualitas pelaksanaan kegiatan di masing-masing kalurahan dapat terus ditingkatkan.

Dengan hadirnya seluruh elemen—Lurah, Carik, Ulu-Ulu, Bamuskal, dan Bumkal—forum ini tidak hanya menjadi ajang pelaporan, tetapi juga wahana penguatan kapasitas kelembagaan di tingkat kalurahan. Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan seluruh program pemberdayaan di wilayah Kapanewon Tepus dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Brayat Kalurahan
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial