Perkuat Ketahanan Pertanian, Ulu-ulu dan Kelompok Tani Tepus Ikuti Lokakarya Strategis YEU

si J 05 Oktober 2026 10:08:10 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan ketangguhan sektor pertanian terhadap perubahan iklim dan risiko bencana, Ulu-ulu Kalurahan Tepus bersama perwakilan kelompok tani menghadiri kegiatan Lokakarya Finalisasi Rencana Aksi dan Pengembangan Proposal Inisiatif Ketangguhan Kelompok yang diselenggarakan oleh YAKKUM Emergency Unit (YEU).

‎

‎Kegiatan yang berlangsung pada Senin (5/10) di Hotel PORTA by Ambarrukmo tersebut merupakan bagian dari rangkaian proyek PROSPER yang didukung oleh AWO International, BMZ, dan German Relief Coalition. Pertemuan ini menjadi wadah penting bagi para pelaku sektor pertanian untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan iklim di tingkat lokal.

‎

‎Dalam lokakarya ini, perwakilan Kalurahan Tepus berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana aksi yang sistematis. Fokus utamanya adalah bagaimana kelompok tani dapat mengadaptasi praktik pertanian yang lebih tangguh terhadap bencana serta memperkuat koordinasi antarpetani dalam upaya mitigasi risiko.

‎

‎Ulu-ulu Kalurahan Tepus menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini sangat krusial bagi kemajuan sektor pertanian di wilayahnya. "Kami berharap melalui lokakarya ini, rencana aksi yang telah disusun dapat segera diimplementasikan oleh kelompok tani di Tepus. Hal ini menjadi langkah awal kita untuk lebih siap menghadapi tantangan perubahan iklim, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga," ujarnya.

‎

‎Sebanyak 33 perwakilan dari tujuh kalurahan di Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul turut hadir dalam forum tersebut. Selain sesi diskusi, kegiatan juga mencakup penyampaian hasil kesepakatan rencana aksi yang nantinya akan menjadi acuan bagi pengembangan program ketangguhan kelompok ke depannya.

‎

‎Kehadiran perwakilan Kalurahan Tepus dalam agenda ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi petani lokal untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga kedaulatan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sistem pertanian yang tangguh dan berkelanjutan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Wilayah Kalurahan
Sugeng Rawuh
Brayat Kalurahan
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial