Tingkat Penyerapan di DIY Diapresiasi
26 Mei 2016 15:19:33 WIB
Harianjogja.com, JOGJA-DPD RI mengapresiasi serapan dan efisiensi penggunaan dana desa di DIY. Prestasi di DIY pun memungkinkan DIY menjadi percontohan penggunaan dana desa.
Anggota DPD RI Cholid Mahmud Senin (16/5/2016) mengatakan berdasarkan rata-rata nasional secara umum serapan dana desa di DIY terbilang bagus. Posisinya pun sudah berada di atas rerata nasinal. Kondisi itu menurutnya istimewa karena bisa dicapai meskipun pelaksanaan dana desa masih menemui kendala.
Salah satu kendalanya adalah masih adanya kekhawatiran dari kepala desa untuk menyalurkan dana desa yang sudah diamanatkan. Pasalnya kesalahan dalam hal penggunaan dan pelaporan bisa berbuntut panjang dan mengakibatkan beberapa desa memilih bermain aman dengan selektif dalam menggelontorkan dana desa.
“Memang untuk dana desa kades masih banyak yang khawatir menyalurkannya,” kata dia dalam kegiatan Peningkatan SDM pemerintah desa di Gedung DPD Jogja.
Dia membeberkan dibandingkan tahun sebelumnya, serapan dana desa DIY kali ini bisa lebih baik. Pasalnya sistem penyaluran dana desa kali ini dibagi ke dalam dua tahap. Dengan begitu pemerintah desa memiliki waktu lebih banyak untuk menyalurkannya.
“Tahun lalu kan tiga tahap, tahap terakhir menjadi tak maksimal karena waktunya sudah terlalu mepet,” imbuh Cholid.
Acara yang mereka gelar ini pun menurutnya bisa menggenjot kapasitas Sumber Daya Manusia pemerintah desa di DIY. Dia bahkan optimis bila tren positif itu berlanjut DIY bisa menjadi model percontohan untuk mekanisme penyaluran dana desa di Indonesia.
Peneliti Institute for Research and Empowerment (IRE) Sunaji Zamroni menambahkan, adanya dana desa bisa digunakan untuk pembiayaan pemerintahan, pembangunan, sosial kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.
Saat ini, jumlah dana desa berasal dari 10% Dana Alokasi Umum APBN. Berdasarkan rencana itu mestinya setiap desa bisa mendapatkan Rp1miliar. Namun sejauh ini rencana itu belum bisa terwujud dan baru teranggarkan sekitar Rp600juta per desa.
Di tahap awal ini pun Sunaji mengatakan pemerintah baru memprioritaskan dua dari empat urusan yang bisa dibiayai dengan dana desa. Yang menjadi prioritas saat ini adalah bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dia menilai bila dua prioritas itu bisa dimaksimalkan maka perkembangan desa bisa menyokong pertumbuhan nasional Indonesia.
“Prioritas itu bisa untuk mengurangi ketimpangan antara desa dengan perkotaan,” kata dia.
Sumber : http://www.sragenpos.com/2016/dana-desa-tingkat-penyerapan-di-diy-diapresiasi-720119
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Rapat Internal Pemerintah Kalurahan Tepus Bahas Evaluasi Pelayanan Serta Agenda HUT RI
- Penilaian Adminduk oleh Dukcapil Gunungkidul, Kalurahan Tepus Raih Apresiasi Positiif
- Kepala SLB Puspa Melati Bersilaturahmi ke Kalurahan Tepus, Bahas Status Tanah Sekolah
- BI Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana Program PI-KEKDA kepada Pengelola Desa Wisata Tepus
- Pembinaan Pokdarwis Perkuat Kelembagaan dan Pelayanan Pariwisata di Kalurahan Tepus
- Pertemuan Rutin Kader Posyandu Kalurahan Tepus Perkuat Peran Kader dalam Pelayanan Kesehatan Berbasi
- Lurah Tepus Hadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Anggota DPR RI My Esti Wijayati
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Sugeng Rawuh
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











