Aksi Mitigasi Perubahan Iklim (Global Warming) Oleh Masyarakat di Kalurahan Tepus
19 Oktober 2023 21:25:15 WIB
Pengertian mitigasi adalah segala upaya dan kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi dan memperkecil akibat-akibat yang ditimbulkan oleh adanya perubahan iklim, yang meliputi kesiapsiagaan serta penyiapan kesiapan fisik, kewaspadaan, dan kemampuan mobilisasi.
Kegiatan yang dapat dan telah dilakukan oleh masyarakat di Kalurahan Tepus diantaranya :
1. Pengelolaan Sampah dan Limbah Padat
Dengan adanya Bank Sampah, Kegiatan 3R dll. Meningkatkan pengelolaan sampah melalui Bank sampah (Padukuhan Pacungan). Membentuk unit-unit pengelolaan bank sampah di setiap padukuhan.
2. Pengolahan Limbah dan Pemanfaatan Limbah Cair
Menjadikan pupuk Kompos, Pupuk Cair, Biogas. Pengurangan sampah pariwisata, pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan sampah, dan peningkatan pupuk fermentasi. Dampaknya yaitu dapat mengurangi limbah pariwisata, ketersediaan pupuk organik dan menciptakan pakan ternak alternatif.
3. Penggunaan Sumber Energi non EBT
EBT atau Energi Baru Terbarukan Misal LPG, Arang. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan sumber energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak. Dampaknya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar minyak, memanfaatkan limbah kayu yang dapat diolah menjadi arang dan bernilai ekonomi.
Data inventarisasi dilakukan oleh Tim Kelompok Kerja (Pokja) Adaptasi Perubahan Iklim Inklusif Kalurahan Tepus.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
- Bank BPD DIY Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih 30 Tangki untuk Tiga Padukuhan di Kalurahan Tepus
- UGM Gelar Bakti Sosial di Padukuhan Pudak, Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
- BKSDA DIY Kunjungi Kalurahan Tepus, Dalami Dugaan Serangan Hewan Liar terhadap Ternak Warga
- Ulasan Redaksi : Serangan kepada Hewan Ternak (KEMBALI) Terjadi. Belum Ada Kepastian Penyebabnya.
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












