Permohonan Segera Turun Hujan - Salah Satu Ritual Doa Nyadran Pantai Watulawang
25 Desember 2023 16:47:51 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Sesuai kondisi saat ini di daerah Tepus, Gunungkidul, belum turun hujan yang stabil bahkan bisa dikatakan belum turun hujan. Sedangkan sesuai perkiraan waktu sudah memasuki musim penghujan. Sehingga juga menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan kekeringan. Sebagai respons terhadap situasi ini, masyarakat setempat mengadakan nyadran sedekah laut sebagai bentuk doa dan harapan agar segera diturunkan hujan di musim penghujan ini. Upacara nyadran sedekah laut rutin tahunan ini dipandang sebagai momen ritual yang penting untuk memohon kelancaran dalam mencari rezeki dari laut serta sebagai bentuk pengharapan akan turunnya hujan yang diperlukan untuk pertanian dan kehidupan sehari-hari.
Ketika ditanya tentang situasi kekeringan di sekitar Tepus, beberapa tokoh masyarakat menyampaikan kekhawatiran terkait dampak yang akan timbul jika hujan terus terjadi. Seperti dikatakan Mbah Dalang Watulawang, Tugiran mengungkapkan, "Nyadran sedekah laut ini merupakan bentuk kebersamaan dan doa bersama agar kekeringan segera berakhir. Kami berharap bahwa dengan adanya nyadran sedekah laut, masyarakat dapat semakin menyadari akan pentingnya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam. Prosesi nyadran hari ini berjalan dengan lancar." Ditemui di kawasan Pantai Watulawang, Senin sore 25 Desember 2023.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
- Bank BPD DIY Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih 30 Tangki untuk Tiga Padukuhan di Kalurahan Tepus
- UGM Gelar Bakti Sosial di Padukuhan Pudak, Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
- BKSDA DIY Kunjungi Kalurahan Tepus, Dalami Dugaan Serangan Hewan Liar terhadap Ternak Warga
- Ulasan Redaksi : Serangan kepada Hewan Ternak (KEMBALI) Terjadi. Belum Ada Kepastian Penyebabnya.
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |













