Ayam Ingkung Sebagai Lambang Persatuan Masyarakat - Nyadran Pantai Watulawang
25 Desember 2023 17:50:27 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Simbol ayam ingkung pada acara nyadran sedekah laut memiliki makna yang dalam dalam konteks budaya Jawa. Ayam ingkung adalah hidangan khas Jawa yang terbuat dari ayam jawa utuh yang dimasak dalam panci besar dengan berbagai rempah-rempah dan bumbu tradisional. Dalam konteks acara nyadran sedekah laut, simbol ayam ingkung mengandung arti kebersamaan, kesuburan, dan keberkahan. Keberadaan ayam ingkung dalam acara tersebut juga mengandung makna syukur atas rezeki yang diberikan oleh Tuhan dan sebagai ungkapan rasa terima kasih.
Ayam ingkung juga melambangkan persatuan dalam keberagaman, karena hidangan ini disantap bersama-sama oleh masyarakat yang mengikuti acara nyadran sedekah laut. Hal ini mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menjalankan ibadah dan tradisi lokal. Dalam budaya Jawa, makan bersama memiliki makna yang sangat dalam dalam mempererat hubungan antarindividu dan antarwarga. Dengan demikian, simbol ayam ingkung pada acara nyadran sedekah laut adalah sebuah penyatuan antara nilai-nilai kebersamaan, kesyukuran, dan keberagaman yang menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Jawa.
Keberadaan simbol ayam ingkung juga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang tradisi dan budaya Desa Wisata Tepus. Seperti tergambar dalam acara Nyadran Pantai Watulawang, Gunungkidul (Senin, 25 Desember 2023).
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
- Bank BPD DIY Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih 30 Tangki untuk Tiga Padukuhan di Kalurahan Tepus
- UGM Gelar Bakti Sosial di Padukuhan Pudak, Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
- BKSDA DIY Kunjungi Kalurahan Tepus, Dalami Dugaan Serangan Hewan Liar terhadap Ternak Warga
- Ulasan Redaksi : Serangan kepada Hewan Ternak (KEMBALI) Terjadi. Belum Ada Kepastian Penyebabnya.
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











