Musim Penghujan Membawa Harapan Bagi Petani - Kapan Waktu Panen Padi
14 Januari 2024 09:16:22 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Musim penghujan telah memberikan harapan bagi petani padi di Kalurahan Tepus. Curah hujan yang cukup sering turun memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman padi. Hal ini telah membuahkan hasil dengan tanaman padi yang tumbuh subur, menandakan potensi hasil panen yang melimpah. Dukungan cuaca yang sesuai dan perawatan pemupukan yang tepat memberikan keyakinan bahwa panen padi kali ini akan maksimal diluar gangguan hama dan binatang liar (kera ekor panjang).
Padi merupakan komoditi penting bagi masyarakat setempat, karena hasil panen padi akan menjadi sumber utama beras, makanan pokok bagi warga. Dengan demikian, kesuksesan penanaman padi menjadi krusial bagi kesejahteraan masyarakat petani. Di samping itu, panen padi yang melimpah juga akan berpengaruh terhadap perekonomian secara keseluruhan, dengan potensi peningkatan produksi beras untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun di pasar.
Waktu yang diperlukan untuk panen padi bervariasi tergantung pada jenis padi, iklim, dan teknik penanaman yang digunakan. Secara umum, padi membutuhkan waktu sekitar 100-150 hari untuk mencapai kematangan panen setelah masa tanam. Namun, ada beberapa varietas padi yang bisa panen lebih cepat, sekitar 90-120 hari, sementara ada pula yang memerlukan waktu lebih lama, hingga 150-180 hari. (14 Januari 2024)
Komentar atas Musim Penghujan Membawa Harapan Bagi Petani - Kapan Waktu Panen Padi
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
- Bank BPD DIY Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih 30 Tangki untuk Tiga Padukuhan di Kalurahan Tepus
- UGM Gelar Bakti Sosial di Padukuhan Pudak, Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
- BKSDA DIY Kunjungi Kalurahan Tepus, Dalami Dugaan Serangan Hewan Liar terhadap Ternak Warga
- Ulasan Redaksi : Serangan kepada Hewan Ternak (KEMBALI) Terjadi. Belum Ada Kepastian Penyebabnya.
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












