Pemkab Gunungkidul Raih Sertifikat Bebas Frambusia - Frambusia Adalah?
11 Maret 2024 08:07:34 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Pada tahun 2024, Kabupaten Gunungkidul telah meraih sertifikat bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan, menjadi salah satu dari 99 kabupaten kota penerima sertifikat tersebut. Sertifikat ini diserahkan pada acara puncak Peringatan Hari Penyakit Tropis Terabaikan di Jakarta pada hari Rabu, 6 Maret yang lalu. Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk melanjutkan program dan kegiatan guna mempertahankan Gunungkidul sebagai daerah yang bebas dari Frambusia, serta mendukung target bebas Frambusia pada tahun 2027.
Frambusia merupakan penyakit kulit yang juga dikenal dengan nama Patek atau Puru. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema Partenue dan dapat menyerang kulit, tulang, dan tulang rawan. Gejala awal dari penyakit ini berupa munculnya "koreng" yang tidak terasa nyeri namun berbau anyir. Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan "koreng" pada orang yang terinfeksi.
Untuk mencapai target bebas Frambusia pada tahun 2027, pemerintah daerah akan terus menerapkan program dan kegiatan yang fokus pada pencegahan, deteksi dini, penanganan kasus, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga berkomitmen untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, termasuk program vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan rutin. Agar tidak tertular Frambusia, yang pertama lakukan kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Rajinlah cuci tangan dengan sabun. Serta konsumsi makanan yang sehat. bergizi, & berimbang.
Kalurahan Tepus, 11 Maret 2024.
Sumber informasi : postingan IG Pemkab Gunungkidul.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Cek Progress Pembangunan, Kalurahan Tepus Dorong Pengembangan Pantai Beling
- SMP Sanjaya, Sekolah Bersejarah yang Melahirkan Banyak Tokoh di Tepus itu Akhirnya Ditutup
- SMP Sanjaya Blekonang Akan Mengakhiri Operasional, Pemanfaatan Aset Dibahas Bersama
- Sanggar Seni Gagat Rino Ikuti Kegiatan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak
- Warga Padukuhan Pacungan Aktifkan IKD di Balai Padukuhan Pada Malam Hari
- Pisah Sambut Babinsa Bersama Pemkal, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Kalurahan
- Lurah Tepus Lakukan Monitoring Lapangan Rencana Pembangunan Dudukan Water Torn di Padukuhan Pudak
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Sugeng Rawuh
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












