Pawiyatan Pamong Hari Ketiga - Bahas Capaian dan Visi Misi Keistimewaan DIY

01 Juni 2024 09:39:47 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Jumat, 31 Mei 2024 - Berlangsung di Gedung Punokawan Ragam Kriya, acara Pawiyatan Pamong hari ketiga ini menjadi momentum bagi delapan Dukuh dari Kalurahan Tepus untuk mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai capaian keistimewaan DIY, visi misi Gubernur DIY, strategi menjalankan undang-undang keistimewaan pasca keputusan MK, dan bantuan yang diberikan oleh Gubernur DIY untuk tingkat kalurahan/kelurahan. Peserta yang mengikuti acara ini diharapkan dapat memperoleh manfaat berupa wawasan baru, pemahaman yang lebih mendalam, serta pengalaman kolaboratif dalam mendukung pembangunan dan pelestarian keistimewaan DIY. Hari ketiga ini merupakan penutupan acara Pawiyatan Pamong yang penuh inspirasi dan kontribusi positif bagi masyarakat Kalurahan Tepus.

Pada pembahasan capaian keistimewaan DIY, digambarkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah berhasil mempertahankan keistimewaan dan karakter khasnya. Capaian tersebut mencakup keberhasilan dalam menjaga dan melestarikan budaya, seni, serta tradisi lokal yang menjadi identitas DIY sebagai provinsi istimewa.

Sedangkan Visi Misi Gubernur DIY untuk periode 2022-2027 mencakup agenda pembangunan yang berkelanjutan dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan, pengembangan sumber daya manusia, serta pelestarian lingkungan. Gubernur berkomitmen untuk menjadikan DIY sebagai daerah yang berkualitas, berdaya saing, dan berbudaya.

Setelah keputusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang Keistimewaan DIY, DIY diharapkan dapat menjalankan, menjaga, dan melindungi keistimewaan tersebut dengan mengedepankan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Strategi yang dijalankan bertujuan untuk memastikan implementasi undang-undang berjalan sesuai dengan semangat keberagaman dan keadilan.

Gubernur DIY memberikan bantuan kepada tingkat kalurahan/kelurahan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di tingkat basis. Bantuan ini dapat berupa program pembinaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, fasilitas infrastruktur, hingga dukungan dalam melestarikan budaya dan tradisi setempat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial