Tahapan Pilkada Gunungkidul 2024: Potensi Kerentanan dan Strategi Pengatasan

04 Juni 2024 09:17:07 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul tahun 2024 memiliki tahap krusial yang penuh tantangan baik bagi penyelenggara Pilkada maupun masyarakat Gunungkidul. Dengan pemungutan suara yang dijadwalkan pada 27 November 2024, proses ini membutuhkan kesiapan dan kehati-hatian dalam setiap tahapan penyelenggaraan.

Beberapa tahapan penting dalam Pilkada Gunungkidul 2024 meliputi pembentukan Badan Adhoc, verifikasi faktual pencalonan, pencocokan penelitian daftar pemilih, sosialisasi pemilih, distribusi logistik, pungut, hitung, rekap suara, hingga penanganan sengketa hasil Pilkada. Masing-masing tahapan ini memiliki potensi kerentanan yang perlu diwaspadai, namun juga dapat ditangani dengan strategi yang tepat.

POTENSI KERENTANAN PENYELENGGARAAN :

1. Potensi praktik politik transaksional riskan dilakukan.

2. Potensi adanya intimidasi dan intervensi terhadap penyelenggara.

3. Potensi politik uang dan SARA pada kampanye dan pemungutan suara.

4. Potensi keterlibatan penyelenggara sebagai partisan.

5. Potensi upaya suap dan menerima gratifikasi tiap tahapan krusial Pilkada.

6. Potensi adanya keterlambatan distribusi logistik.

7. Potensi adanya intervensi dan ketidaknetralan ASN pada Pemerintah Daerah.

STRATEGI MENGANTISIPASI KERENTANAN :

1. Membutuhkan dukungan stakeholder dari Pemerintah, Peserta Pilkada, dan Pemilih untuk tetap mempedomani asas dan prinsip kepemiluan l.

2. Membutuhkan pengkondisian keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif agar dapat turut mendukung tahapan. 

3. Membutuhkan sinergitas agenda kegiatan antar stakeholder dalam mendukung pemberantasan korupsi pada internal kelembagaan.

4. Menyampaikan informasi kepada publik kerja-kerja kelembagaan dalam mendukung terciptanya pemilu yang berintegritas.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial