Rangkaian Acara Tradisi Rasulan Pudak - Nyadran Gunung Mbaran

10 Juni 2024 16:47:27 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Padukuhan Pudak Kalurahan Tepus juga merayakan rasulan pada Senin Pon, 10 Juni 2024, dengan rangkaian acara yang mengangkat kearifan lokal dan tradisi leluhur. Acara berlangsung sepanjang hari hingga malam tiba, menjadi momen berharga bagi masyarakat untuk bersatu dalam merayakan kebersamaan dan warisan budaya.

Rangkaian acara dimulai dengan acara nyadran ke Gunung Mbaran, sebuah kegiatan yang menjadi simbol ungkapan nadzar dan penghormatan terhadap warisan leluhur. Para peserta berbondong-bondong menuju Gunung Mbaran, tempat yang dianggap suci dan penuh makna bagi masyarakat Padukuhan Pudak. Di sana, ritual nyadran dilaksanakan dengan penuh khidmat, menampilkan kekayaan tradisi dan kepercayaan yang turun-temurun.

Tak hanya itu, acara nyadran juga diiringi dengan penampilan kesenian reog yang memukau. Di balai Padukuhan yang berada dekat dengan Gunung Mbaran, para penari reog mempersembahkan atraksi yang memukau, menggambarkan kekuatan dan keindahan budaya tradisional yang masih lestari di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran reog semakin menguatkan kekentalan budaya antara kegiatan nyadran dan seni tradisional, menciptakan aura magis dan keindahan yang tak terlupakan.

Seiring berjalannya waktu, pada malam harinya, masyarakat Padukuhan Pudak juga disuguhkan dengan kesenian Kethoprak lokal yang menghibur. Para seniman lokal memainkan pertunjukan Kethoprak dengan penuh semangat, menghadirkan cerita-cerita yang menghibur dan mendidik. Suasana malam dipenuhi tawa dan riuh, menguatkan ikatan kebersamaan dan kegembiraan dalam merayakan rasulan yang berkesan bagi semua yang hadir.

Rasulan yang digelar di Padukuhan Pudak menjadi bukti keutuhan dan keberagaman budaya dalam menjaga tradisi leluhur. Momen ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi medium penting untuk memperkokoh hubungan antarwarga, menjaga kelestarian budaya lokal, serta mengenang jasa para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial