Tradisi Bersih Telaga Kalen Melestarikan Warisan Budaya di Blekonang Tepus
17 Juni 2024 13:24:12 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Tiga padukuhan di Kalurahan Tepus (Blekonang I, Blekonang II, Blekonang III) menjaga tradisi Bersih Telaga sebagai upaya pelestarian warisan budaya mereka. Telaga Kalen, yang dahulu terkenal sebagai sumber air yang tidak pernah kering meskipun dalam kemarau panjang, kini telah kehilangan airnya. Tradisi Bersih Telaga diadakan sebagai penghormatan terhadap telaga yang telah memberi manfaat bagi banyak penduduk dan tetangga padukuhan di wilayah tersebut.
Bersih Telaga diperingati pada hari Senin Kliwon, 17 Juni 2024. Juru kunci telaga mengungkapkan bahwa adanya kesenian Ogleng merupakan wujud kesenangan makhluk yang tinggal di sekitar telaga dan turut berperan dalam menjaga kelestarian airnya. Meskipun telaga telah kering, tradisi ini tetap dilestarikan tiap tahun hingga saat ini untuk menjaga ketentraman bagi penduduk di Blekonang.
Upacara Bersih Telaga kali ini ditandai dengan penampilan Kesenian Ogleng, diikuti dengan tradisi genduri yang dihadiri oleh Panewu Tepus, Lurah dan pamong, pelestari budaya, lembaga, masyarakat, dan juga pengamanan dari Polsek Tepus. Malam harinya, pagelaran wayang kulit di lapangan Ngeplang (Padukuhan Blekonang I) memperkaya acara tradisional tersebut.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Rapat Internal Pemerintah Kalurahan Tepus Bahas Evaluasi Pelayanan, Persiapan Lomba Adminduk, dan Ag
- Penilaian Adminduk oleh Dukcapil Gunungkidul, Kalurahan Tepus Raih Apresiasi Positiif
- Kepala SLB Puspa Melati Bersilaturahmi ke Kalurahan Tepus, Bahas Status Tanah Sekolah
- BI Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana Program PI-KEKDA kepada Pengelola Desa Wisata Tepus
- Pembinaan Pokdarwis Perkuat Kelembagaan dan Pelayanan Pariwisata di Kalurahan Tepus
- Pertemuan Rutin Kader Posyandu Kalurahan Tepus Perkuat Peran Kader dalam Pelayanan Kesehatan Berbasi
- Lurah Tepus Hadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Anggota DPR RI My Esti Wijayati
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Sugeng Rawuh
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |













