Tradisi Jamasan Di Kalurahan Tepus - Upaya Melestarikan dan Mengenalkan Kekayaan Budaya Lokal

19 Juli 2024 17:10:21 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Jum'at, 19 Juli 2024 di Padukuhan Pudak Kalurahan Tepus di adakan Tradisi Jamasan Pusaka yang berlokasi di Gunung Baran. Acara dimulai dengan Bedol Pusaka dari Griya Pusaka Tosan Aji menuju Gunung Baran dengan mengenakan pakaian adat jawa. 

Hadir seluruh pejabat terkait di Kalurahan Tepus, seperti lurah Tepus, panewu Tepus, serta pamong kalurahan. Selain itu, anggota rintisan budaya juga turut hadir dalam acara tersebut.

Tradisi Jamasan Pusaka di Kalurahan Tepus merupakan salah satu acara ritual yang dilakukan oleh masyarakat setempat untuk membersihkan dan merawat pusaka-pusaka yang diwariskan secara turun-temurun. Pusaka-pusaka ini bisa berupa benda-benda bersejarah, pakaian adat, alat musik tradisional, atau barang-barang lain yang memiliki nilai historis dan kearifan lokal.

Acara Jamasan Pusaka biasanya diadakan secara berkala, setahun pada bulan Suro (Penanggalan Jawa) . Masyarakat Kalurahan Tepus mempercayai bahwa dengan melakukan Jamasan Pusaka, mereka dapat memperbarui energi atau kekuatan magis dari pusaka-pusaka tersebut, serta menjaga agar pusaka-pusaka tersebut tetap terjaga dan terawat dengan baik.

Selama acara Jamasan Pusaka, masyarakat akan berkumpul dalam sebuah prosesi adat yang dipimpin oleh sesepuh atau tokoh-tokoh adat setempat. Mereka akan membersihkan, melakukan persembahan, dan memberikan penghormatan kepada pusaka-pusaka tersebut. Acara ini juga diiringi dengan doa bersama sebagai wujud penghargaan dan penghormatan terhadap warisan leluhur.

Tradisi Jamasan Pusaka di Kalurahan Tepus tidak hanya sebagai kegiatan ritual semata, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan dan mengenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Dengan melibatkan generasi muda dalam acara Jamasan Pusaka, diharapkan nilai-nilai kearifan lokal dan kecintaan terhadap warisan budaya tetap terjaga dan terus dihargai oleh masyarakat setempat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial