Waspada Wabah Virus HMPV, Kemenkes Menghimbau Masyarakat Untuk Tidak Panik Namun Tetap Waspada
07 Januari 2025 15:34:20 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Human metapneumovirus merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan yang kadang- kadang dapat menyebabkan infeksi pernapasan bawah.
Gejala :
1. Batuk
2. Demam
3. Hidung Tersumbat
4. Sakit Tenggorokan
Kasus yang parah dapat mengakibatkan bronkitis atau pneumonia, terutama di kalangan bayi, orang tua, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah
HMPV menjangkiti lebih banyak warga yang memiliki riwayat asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), atau emfisema.
Virus ini menyebar melalui droplet atau aerosol dari batuk atau bersin, serta kontak dekat atau paparan lingkungan yang terkontaminasi dengan masa inkubasi antara tiga hingga lima hari.
Cara pencegahan penularan :
1. Cuci Tangan: Gunakan sabun dan air mengalir setidaknya selama 20 detik.
2. Hindari Kontak: Jangan berbagi alat makan / minum dengan orang sakit.
3. Tutup Mulut dan Hidung:
Gunakan tisu atau siku bagian dalam saat batuk atau bersin.
4. Gunakan Masker: Terutama
saat sedang sakit atau di tempat umum.
5. Bersihkan Permukaans
Rutin membersihkan benda yang sering disentuh seperti gagang pintu dan meja.
Pesan dari Kemenkes
• tidak panik tetapi tetap waspada dan menjaga kesehatan guna mencegah risiko penularan.
• tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat
• tetap memantau informasi resmi terkait perkembangan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
- Bank BPD DIY Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih 30 Tangki untuk Tiga Padukuhan di Kalurahan Tepus
- UGM Gelar Bakti Sosial di Padukuhan Pudak, Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
- BKSDA DIY Kunjungi Kalurahan Tepus, Dalami Dugaan Serangan Hewan Liar terhadap Ternak Warga
- Ulasan Redaksi : Serangan kepada Hewan Ternak (KEMBALI) Terjadi. Belum Ada Kepastian Penyebabnya.
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












