Penerima PKH Wajib Pahami Kewajiban Agar Bantuan Tepat Sasaran
17 Maret 2025 21:27:15 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu keluarga miskin dan rentan agar dapat meningkatkan kesejahteraan. Melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia, program ini tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga menuntut Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk memenuhi kewajiban tertentu agar dampaknya benar-benar terasa.
Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) No. 1 Tahun 2018, terdapat beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh penerima PKH, yaitu:
1. Ibu Hamil – Wajib rutin memeriksakan kehamilan di fasilitas kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan ibu hamil dan nifas.
2. Balita – Harus mengikuti posyandu, mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, menjalani imunisasi lengkap, serta dipantau tumbuh kembangnya.
3. Anak Sekolah – Harus terdaftar di sekolah atau pendidikan kesetaraan serta memiliki kehadiran minimal 85% di kelas setiap bulan.
4. Lansia dan Penyandang Disabilitas Berat – Berhak mendapatkan perawatan dan perhatian yang layak sesuai kebutuhannya.
Dengan memahami dan melaksanakan kewajiban ini, penerima manfaat PKH dapat memastikan bantuan yang diterima benar-benar mendukung kesejahteraan keluarga. Pemerintah Kalurahan Tepus mengajak seluruh warga yang terdaftar dalam PKH untuk mematuhi aturan ini agar manfaat yang diberikan bisa optimal dan berkelanjutan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Apakah yang Dimaksud Water Treatment yang diuji coba di Padukuhan Pudak? Berikut Penjelasannya !
- Lurah Tepus Hadiri Uji Coba Water Treatment di Padukuhan Pudak
- Mengenal Hukum Sejak Dini : Simulasi Sidang di SD Muhammadiyah Dloko
- Bank BPD DIY Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih 30 Tangki untuk Tiga Padukuhan di Kalurahan Tepus
- UGM Gelar Bakti Sosial di Padukuhan Pudak, Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
- BKSDA DIY Kunjungi Kalurahan Tepus, Dalami Dugaan Serangan Hewan Liar terhadap Ternak Warga
- Ulasan Redaksi : Serangan kepada Hewan Ternak (KEMBALI) Terjadi. Belum Ada Kepastian Penyebabnya.
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Brayat Kalurahan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












