Ketua Gapoktan Tepus Tampilkan Inovasi Light Trap dalam Penilaian TTG oleh DPMKP2KB Gunungkidul

16 September 2025 21:16:16 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan Penilaian Teknologi Tepat Guna (TTG) di bidang pertanian, Selasa (16/09/2025). Salah satu inovasi yang menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah alat penjebak serangga atau Light Trap yang dibuat oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kalurahan Tepus, Suradal.

Kegiatan penilaian ini dilaksanakan secara langsung di lahan demplot Pacungan Kalurahan Tepus, dengan kehadiran tim penilai dari DPMKP2KB Gunungkidul. Tim disambut dan didampingi oleh Panewu Tepus, serta turut hadir mendampingi Ketua Gapoktan, yaitu Lurah Tepus dan beberapa pamong kalurahan.

Inovasi alat Light Trap ini dirancang sebagai solusi untuk mengatasi gangguan hama serangga di lahan pertanian tanpa menggunakan bahan kimia. Alat ini menggunakan sumber cahaya untuk menarik perhatian serangga, kemudian menjebaknya secara mekanis. Teknologi ini dinilai ramah lingkungan, efisien, dan berpotensi meningkatkan hasil pertanian lokal.

Tim penilai memberikan apresiasi positif terhadap inovasi yang ditampilkan. Mereka menilai alat ini layak untuk dikembangkan lebih lanjut dan diimplementasikan dalam skala yang lebih luas.

"Inovasi seperti ini sangat kami dorong, karena bersifat aplikatif dan langsung menjawab kebutuhan petani di lapangan. Harapan kami, alat Light Trap ini bisa diproduksi dalam jumlah lebih banyak dan digunakan oleh kelompok tani lainnya di Gunungkidul," ujar salah satu anggota tim penilai dari DPMKP2KB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan DPMKP2KB dalam rangka menjaring dan mendukung teknologi pertanian lokal yang tepat guna, efisien, dan ramah lingkungan. Partisipasi Ketua Gapoktan Tepus dalam ajang ini juga diharapkan menjadi contoh bagi petani untuk terus berinovasi demi mendukung program ketahanan pangan. (MZN)

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial