Bukti Pemberdayaan Kelompok Tani, KWT Srikandi Pudak Sukses Panen Cabai

06 Oktober 2025 19:29:41 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Senin (06/10/2025), Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Pudak kembali menunjukkan hasil nyata dari semangat pemberdayaan dan kerja mandiri. Dalam panen terbarunya, kelompok ini berhasil memanen cabai  dengan hasil yang cukup memuaskan, meski menghadapi tantangan pada ketersediaan air.

Kegiatan panen kali ini menjadi bukti keberhasilan program mandiri yang dijalankan oleh KWT Srikandi Pudak, sekaligus menegaskan peran aktif perempuan dalam sektor pertanian di tingkat kalurahan. Hasil panen ini juga merupakan kelanjutan dari program kolaborasi antara KWT dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang beberapa waktu lalu turut memberikan pendampingan teknis dan inovasi sederhana dalam pengelolaan lahan.

Ketua KWT Srikandi Pudak menyampaikan bahwa kerja sama dengan mahasiswa KKN UGM memberikan banyak manfaat, terutama dalam penerapan teknik budidaya tanaman yang lebih efisien dan ramah lingkungan. “Kami belajar banyak, terutama tentang cara merawat tanaman cabai dan terong agar tahan terhadap cuaca kering. Hasilnya bisa dilihat sekarang, panen cukup baik meski air terbatas,” ujarnya.

Meski demikian, keterbatasan pasokan air masih menjadi kendala utama dalam menjaga produktivitas tanaman. Wilayah Pudak yang sebagian besar lahan pertaniannya bergantung pada curah hujan membuat kelompok tani harus berinovasi dalam memanfaatkan sumber air yang ada.

Pemerintah Kalurahan Tepus menyampaikan apresiasi kepada KWT Srikandi Pudak atas kerja keras dan keteladanan mereka dalam menggerakkan ekonomi keluarga melalui sektor pertanian. “Kegiatan seperti ini patut dicontoh. KWT mampu menjadi motor penggerak kemandirian pangan sekaligus memperkuat solidaritas warga,” ujar Lurah Tepus.

Dengan semangat gotong royong dan kemandirian, KWT Srikandi Pudak bertekad melanjutkan kegiatan pertanian mereka. Harapannya, hasil panen berikutnya dapat lebih optimal dengan dukungan peningkatan sarana ketercukupan air dan pendampingan berkelanjutan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial