Pengadaan 1.000 Batang Alpukat Muria, Realisasi Program ke-2 Ketahanan Pangan di Tepus

04 November 2025 15:50:03 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Program ketahanan pangan Kalurahan Tepus kembali menunjukkan progres nyata. Hari ini, sebanyak 1.000 batang bibit Alpukat Muria dikirim dan diterima di lokasi ladang Pakel, menandai realisasi program ketahanan pangan tahap kedua yang dijalankan melalui Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Punokawan.

Kegiatan pengiriman bibit tersebut disaksikan langsung oleh Pemerintah Kalurahan Tepus, Badan Pemusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), Pendamping Desa, serta Pengawas BUMKal. Bibit-bibit unggul tersebut nantinya akan dikelola melalui skema kerja sama antara BUMKal, pengelola lapangan, dan pemilik lahan dengan sistem bagi hasil 40 : 30 : 30.

Direktur BUMKal Punokawan, Turistyo, menjelaskan bahwa pengadaan bibit alpukat ini merupakan langkah lanjutan dari program ketahanan pangan yang sebelumnya telah dimulai dengan budidaya ternak kambing.

“Program alpukat ini adalah bentuk diversifikasi ketahanan pangan di Kalurahan Tepus. Kami ingin tidak hanya fokus pada sektor peternakan, tetapi juga mengembangkan komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang,” ujar Turistyo.

Menurutnya, varietas Alpukat Muria dipilih karena memiliki produktivitas tinggi dan adaptif terhadap kondisi lahan di wilayah Tepus. Selain itu, pengelolaan bersama antara BUMKal, pengelola, dan pemilik lahan diharapkan dapat menciptakan rasa memiliki serta tanggung jawab kolektif terhadap keberhasilan program.

“Harapannya, ke depan alpukat ini bisa menjadi produk unggulan baru yang menambah pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi desa,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pengadaan bibit ini, Kalurahan Tepus kini memiliki dua sektor andalan dalam program ketahanan pangan: budidaya kambing dan pengembangan tanaman alpukat. Keduanya diharapkan mampu menjadi pondasi kuat bagi kemandirian dan keberlanjutan ekonomi desa.

 

Simak juga pernyataan dari Direktur BUMKal dalam video berikut ini :

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial