Amanat Lurah di Kamis Pon: “Wong Jowo Ojo Ilang Jawane”

maz_yon 05 Februari 2026 23:22:59 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) – Kamis (05/02/2026), Apel rutin Kamis Pon yang digelar hari ini berlangsung khidmat dan sarat makna. Seluruh Pamong Kalurahan mengikuti apel dengan mengenakan busana Jawa gagrak Ngayogyakarta, sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal.

Dalam amanatnya, Lurah menyampaikan pesan filosofi Jawa yang sederhana namun mendalam, yakni “Wong Jowo Ojo Ilang Jawane.” Ungkapan tersebut mengingatkan bahwa sebagai orang Jawa, sudah sepatutnya tetap menjaga jati diri dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur.

Lurah menegaskan bahwa makna “ojo ilang jawane” tidak hanya tercermin dari busana tradisional yang dikenakan, tetapi juga dari sikap, tutur kata, dan perilaku sehari-hari. Terlebih bagi Pamong Kalurahan, yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai Pamong Kalurahan, kita harus mampu menunjukkan identitas Jawa melalui kesantunan, unggah-ungguh, serta etika dalam bekerja dan melayani masyarakat,” tutur Lurah dalam amanatnya.

Menurutnya, kesantunan dan tata krama merupakan ciri khas budaya Jawa yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman. Dengan tetap memegang nilai tersebut, Pamong Kalurahan diharapkan mampu menjadi teladan dan memberikan pelayanan yang humanis, ramah, serta berwibawa.

Apel Kamis Pon ini tidak hanya menjadi rutinitas kedinasan, tetapi juga momentum refleksi bersama agar budaya Jawa tetap hidup dan melekat dalam setiap peran Pamong Kalurahan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung