Waspada ! Jelang Lebaran Ditemukan Uang Palsu Beredar. Begini Cara Membedakannya !
09 Maret 2026 14:30:00 WIB
Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Banyak orang bertanya apakah uang palsu terlihat mirip dengan uang asli. Jawabannya: bisa saja. Oleh karena itu, cara membedakan uang asli dan palsu perlu benar-benar dipahami agar kita tidak menjadi korban penipuan.
Dengan memegang prinsip dilihat, diraba, dan diterawang, cara membedakan uang asli dan palsu bisa dijabarkan sebagai berikut :
1. Melihat Tanda Air dan Benang Pengaman (Diterawang)
Cara cek uang asli atau palsu yang pertama adalah dengan menerawangkan uang ke sumber cahaya.
Pada uang asli, sahabat akan menemukan:
- Tanda air (watermark) yang jelas
- Benang pengaman yang terlihat nyata
Jika tanda air tidak tampak atau benang pengaman menghilang ketika diterawang, besar kemungkinan itu adalah uang palsu.
2. Memeriksa Adanya Cetakan Timbul (Diraba)
Ciri ciri uang asli dapat ditemukan melalui permukaan uang. Bank Indonesia menggunakan teknik cetak khusus yang menghasilkan tekstur timbul.
Cobalah meraba bagian:
- Nominal uang
- Gambar pahlawan
- Tulisan tertentu
Jika permukaannya terasa rata dan tidak ada cetakan timbul, sahabat perlu curiga karena itu adalah salah satu ciri ciri uang palsu.
3. Meraba untuk Cek Tekstur dan Bahan
Cara membedakan uang asli dan plasu selanjutnya adalah dengan meraba tekstur dan bahan uang. Pembuatan uang kertas melibatkan materi khusus. Baik kertas dan tinta yang digunakan khusus untuk membuat uang sehingga teksturnya cenderung kasar.
Tekstur uang yang dipalsukan umumnya cenderung lebih halus dan licin jika dibandingkan uang asli. Hal ini dikarenakan uang dicetak dengan kertas dan tinta biasa.
4. Membandingkan dengan Uang Asli
Jika masih ragu, kita dapat langsung membandingkan uang tersebut dengan uang asli yang sudah terverifikasi. Perbandingan akan menunjukkan perbedaan warna, detail, dan tekstur secara lebih jelas.
Ciri-ciri Uang Asli
Uang tunai asli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia memiliki sejumlah karakteristik atau ciri-ciri khusus. Keaslian uang dapat dicek dengan dilihat, diraba, dan diterawang.
Agar tidak terkecoh dengan uang palsu, sahabat bisa mengamati ciri-ciri uang asli sebagai berikut:
- Benang pengaman yang terlihat utuh dan menyala jika disinari oleh cahaya ultraviolet (UV).
- Gambar pahlawan nasional atau logo tertentu terlihat ketika diterawang.
- Cetakan terasa kasar dan timbul di bagian tertentu, termasuk nominal uang.
- Bagian tertentu dapat berubah warna ketika dilihat dari sudut yang berbeda.
- Memiliki logo Bank Indonesia yang terlihat utuh ketika diarahkan pada cahaya.
- Benang pengaman terlihat timbul dan dapat berubah warna dari sudut pandang tertentu.
- Terdapat kode untuk tunanetra yang terasa kasar pada bagian kanan dan kiri uang.
Ciri-ciri Uang Palsu
Berikut adalah beberapa tanda uang palsu yang perlu sahabat perhatikan setiap bertransaksi secara tunai:
- Warnanya cenderung kusam dan lebih pucat dibandingkan dengan uang asli.
- Tinta yang digunakan untuk mencetak uang berbeda.
- Warna uang dapat luntur jika terkena cipratan air.
- Tidak memiliki benang pengaman yang timbul dan dapat berubah warna.
- Bertekstur halus dan tipis seperti dicetak dengan kertas biasa.
- Tidak muncul logo Bank Indonesia secara utuh dan ornamen-ornamen yang spesifik pada uang asli ketika diterawang.
- Tidak berpendar saat dilihat di bawah cahaya.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Bank Indonesia Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana Program PI-KEKDA kepada Pengelola Desa Wisata T
- Pembinaan Pokdarwis Perkuat Kelembagaan dan Pelayanan Pariwisata di Kalurahan Tepus
- Pertemuan Rutin Kader Posyandu Kalurahan Tepus Perkuat Peran Kader dalam Pelayanan Kesehatan Berbasi
- Lurah Tepus Hadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Anggota DPR RI My Esti Wijayati
- Pangripta Kalurahan Tepus Ikuti Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender
- Persiapan HUT RI ke-81, Pamong Kalurahan Tepus Hadiri Rapat Kepanitiaan Tingkat Kapanewon
- Peningkatan Kapasitas Pamong Kalurahan, DPMKP2KB Kabupaten Gunungkidul Perkuat Kompetensi Aparatur
Komentar Terkini
-
Nur aisyah
Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
19 Juli 2026 16:19:24 WIB -
Atikah
Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
18 Juli 2026 22:01:16 WIB -
M SHOLEH
saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
16 Juli 2026 07:36:11 WIB -
irmayah
sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
09 Juli 2026 11:53:45 WIB -
Aep Rukmana Mustopa
Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
11 Juni 2026 09:55:53 WIB -
Dea amelia
Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
10 Juni 2026 07:51:55 WIB -
kiky
semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
09 Juni 2026 10:08:36 WIB -
Benmy praat
Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
09 Juni 2026 09:00:06 WIB -
Melyani
Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
08 Juni 2026 14:22:52 WIB -
Ika suhartika
Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Sugeng Rawuh
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |














