Capaian Positif Realisasi Retribusi Pariwisata Kalurahan Tepus Hingga Triwulan Pertama

05 Mei 2026 13:05:34 WIB

TEPUS – Menjelang akhir triwulan pertama di tahun berjalan, Pemerintah Kalurahan Tepus mencatatkan tren yang menggembirakan dalam hal optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bagi Hasil dari sektor pariwisata. Hingga bulan Maret, realisasi penarikan retribusi di dua titik utama penyumbang pendapatan kalurahan menunjukkan angka yang cukup signifikan.

Berdasarkan laporan data terbaru, pencapaian realisasi penarikan retribusi dari pos wisata di Kalurahan Tepus adalah sebagai berikut:

  • Pos Kalurahan Tepus (Tepus Malam): Berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar Rp 246.500.000, yang berarti telah mencapai 18,77% dari target yang dibebankan.

  • Pos Kalurahan Tepus (Pok Tunggal): Mencatatkan realisasi sebesar Rp 60.037.500, atau mencapai 18,22% dari persentase target tahunan.

Pencapaian di awal tahun ini menjadi angin segar bagi pembangunan daerah. Dana bagi hasil dari retribusi pariwisata ini nantinya akan sangat berperan penting dalam membiayai berbagai program pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan fasilitas wisata di wilayah Kalurahan Tepus.

Pemerintah Kalurahan Tepus beserta seluruh petugas di lapangan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan, sekaligus memastikan proses penarikan retribusi berjalan secara transparan dan optimal.

Melihat antusiasme wisatawan dan kinerja positif dari para petugas penarik retribusi hingga bulan Maret ini, Pemerintah Kalurahan sangat optimis. "Dengan kerja keras, pelayanan yang semakin baik, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, semoga di tahun berjalan ini kita dapat mencapai bahkan melampaui target yang sudah ditetapkan oleh PemKab," harap perwakilan Pemerintah Kalurahan Tepus.

Ke depannya, Kalurahan Tepus akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Pemuda Olahraga dan pihak terkait untuk menggenjot promosi wisata, sehingga tingkat kunjungan terus meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial