Hadir pada Malam Rasulan Tepus, Lurah Sampaikan Dukungan Pelestarian Budaya

30 Mei 2026 05:32:08 WIB

Tepus (desatepus.gunungkidulkab.go.id) - Jum'at (29/05/2026), Rasulan Tepus kembali digelar di Balai Desa lama (Gedung Posyandu) dengan penuh semangat kebersamaan dan nuansa pelestarian adat budaya Jawa. Kegiatan yang dilaksanakan oleh lima padukuhan (Tepus I, Tepus II, Tepus III, Jeruk, dan Klumpit) tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menjaga warisan leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Pada malam puncak kegiatan, Lurah Tepus hadir secara langsung untuk memberikan sambutan sekaligus dukungan terhadap penyelenggaraan adat budaya yang rutin dilaksanakan masyarakat setiap tahunnya. Dalam sambutannya, Lurah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, seniman, dan warga yang terus menjaga kelestarian tradisi Rasulan di Kalurahan Tepus.

“Rasulan bukan hanya sekadar hiburan masyarakat, tetapi juga bentuk rasa syukur sekaligus sarana melestarikan budaya adiluhung yang diwariskan para leluhur.”
— Lurah Tepus

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan budaya masyarakat, Pemerintah Kalurahan Tepus juga memberikan bantuan dana kegiatan kepada panitia penyelenggara Rasulan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keberlangsungan tradisi budaya agar tetap lestari dan terus berkembang di tengah arus modernisasi yang berpotensi menggeser budaya adiluhung ini.


Suasana malam Rasulan semakin khidmat dengan prosesi penyerahan simbolis tokoh wayang Abimanyu oleh Lurah Tepus kepada dalang Ki Kuat Hadi Samono sebelum pagelaran wayang kulit dimulai. Penyerahan tokoh wayang tersebut menjadi simbol dukungan terhadap seni pedalangan dan budaya pewayangan yang masih hidup di tengah masyarakat Tepus.

Pagelaran wayang kulit yang berlangsung hingga dini hari mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk menikmati jalannya pertunjukan sekaligus merasakan kebersamaan dalam tradisi Rasulan yang telah menjadi bagian penting kehidupan sosial budaya masyarakat Kalurahan Tepus.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Nur aisyah
    Nama saya aisyah ngk anak saya ad 5 anak pertama u...baca selengkapnya
    19 Juli 2026 16:19:24 WIB
  • Atikah
    Assalamualaikum.. Saya mau tanya kenapa tahun lalu...baca selengkapnya
    18 Juli 2026 22:01:16 WIB
  • M SHOLEH
    saya berpenghasilan pas Pasan kok dimasukkan desil...baca selengkapnya
    16 Juli 2026 07:36:11 WIB
  • irmayah
    sebelum covid menyerang memang saya dari keluarga ...baca selengkapnya
    09 Juli 2026 11:53:45 WIB
  • Aep Rukmana Mustopa
    Ijin bertanya, saya adalah mantan penerima bansos ...baca selengkapnya
    11 Juni 2026 09:55:53 WIB
  • Dea amelia
    Saya seorang ibu dengan 2 anak yang masih balita s...baca selengkapnya
    10 Juni 2026 07:51:55 WIB
  • kiky
    semoga bisa makin sukses...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 10:08:36 WIB
  • Benmy praat
    Saya umur52 thn anak 2 tidak ada kerja atau pengan...baca selengkapnya
    09 Juni 2026 09:00:06 WIB
  • Melyani
    Assalamualaikum saya dari Cirebon Palimanan barat,...baca selengkapnya
    08 Juni 2026 14:22:52 WIB
  • Ika suhartika
    Nau menurunkan desil,kenapa yg kaya mendapatkan ba...baca selengkapnya
    11 Mei 2026 18:41:10 WIB
Galeri Foto
Sugeng Rawuh
Real Time
Powered by DaysPedia.com
Waktu Saat Ini di DI Yogyakarta
104506
Sel, 3 Maret
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial